KAI Group Layani 452,6 Juta Pelanggan PSO Sepanjang 2025
- 09 Feb 2026 19:18 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - KAI Group melayani total 452,6 juta pelanggan melalui layanan Public Service Obligation (PSO) sepanjang tahun 2025. Pencapaian tersebut terlaksana berkat penugasan Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan demi pemerataan akses.
Kebijakan subsidi ini memastikan ketersediaan akses transportasi publik yang terjangkau bagi berbagai lapisan masyarakat di seluruh wilayah. Layanan kereta api bersubsidi mencakup berbagai segmen perjalanan mulai dari rute jarak jauh, regional, hingga kawasan perkotaan.
“Penugasan PSO memastikan layanan kereta api tetap dapat diakses masyarakat di berbagai wilayah. Tingginya jumlah pelanggan mencerminkan kepercayaan publik terhadap kereta api sebagai moda transportasi yang andal dalam mendukung mobilitas harian, regional, hingga perkotaan,” ujar Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba dalam keterangannya di Jakarta, Senin, 9 Februari 2026.
Layanan komuter di kawasan perkotaan mencatatkan jumlah penumpang tertinggi dengan total 400.737.915 orang selama periode satu tahun. Angka fantastis ini disumbangkan oleh operasional Commuter Line Jabodetabek serta layanan komuter di berbagai area operasi lainnya.
KAI mencatat layanan Kereta Api Jarak Jauh PSO telah melayani sebanyak 11.418.824 pelanggan sepanjang periode tahun 2025 ini. Jumlah penumpang jarak jauh tersebut mengalami peningkatan jika dibandingkan dengan total 11.133.268 pelanggan pada tahun 2024 lalu.
Peningkatan jumlah pengguna jasa angkutan juga terjadi pada sektor layanan Kereta Api Lokal PSO sepanjang tahun 2025. Segmen ini tercatat melayani 6.225.944 pelanggan atau meningkat dari angka 5.375.104 orang pada periode tahun sebelumnya.
Kereta Api Bandara PSO yang dikelola KAI Bandara turut melayani sebanyak 5.456.033 pelanggan selama setahun penuh. Moda transportasi massal LRT Jabodebek juga berkontribusi besar dengan melayani total 28.816.787 pelanggan di kawasan penyangga ibu kota.
Data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2025 menunjukkan intensitas mobilitas penduduk antardaerah yang masih sangat tinggi. Situasi ini memperkuat kebutuhan masyarakat terhadap transportasi massal berbasis rel yang andal dan konsisten dalam pelayanan.
"Ke depan, KAI Group akan terus melaksanakan penugasan PSO melalui penguatan keandalan operasi, peningkatan integrasi antarlayanan, serta koordinasi berkelanjutan dengan Pemerintah agar manfaat transportasi publik berbasis rel dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat," kata Executive Vice President Sekretaris Perusahaan KAI Wisnu Pramudya.
Ketersediaan akses transportasi bersubsidi sangat membantu konektivitas bandara dengan pusat aktivitas kota serta wilayah sekitarnya. Seluruh capaian positif operasional ini menjadi bukti keberhasilan kebijakan publik dalam menjaga mobilitas seluruh rakyat Indonesia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....