Kemenkop–HIPMI Perkuat Ekosistem Kopdes Merah Putih di Sleman

  • 08 Feb 2026 09:56 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta – Kementerian Koperasi (Kemenkop) bersama HIPMI DIY mulai memperkuat ekosistem bisnis Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih Kalurahan Tamanmartani, Kabupaten Sleman. Penguatan ini tidak hanya menyasar aspek perdagangan, tetapi juga digitalisasi, produksi, hingga akses pembiayaan.

“Jogja, khususnya Sleman, harus menjadi model terbaik suksesnya Kopdes Merah Putih. Bukan sekadar berdiri bangunannya, tapi sistemnya berjalan, SDM-nya siap, dan manfaatnya dirasakan anggota,” ujar Menteri Koperasi Ferry Juliantono dalam keterangannya, Minggu, 8 Februari 2026.

Saat ini, produk HIPMI DIY seperti ayam potong, telur asin, roti, beras, minyak, dan gula mulai dipasarkan melalui koperasi. Namun Menkop menekankan, koperasi tidak boleh berhenti di fungsi distribusi semata.

"Digitalisasi sistem, tata kelola stok, pencatatan transaksi, hingga manajemen serah terima barang harus dibangun sejak awal. Penguatan SDM pengurus dan pengawas koperasi juga menjadi prioritas, dengan dukungan pelatihan dari Kemenkop," ucapnya.

Ferry mendorong koperasi masuk ke sektor produksi agar menciptakan nilai tambah dan efek berganda yang lebih besar. Ia bahkan menyatakan siap mendukung pendirian industri kecil di Sleman, termasuk pabrik kecap, yang produknya dapat diserap jaringan koperasi desa.

Menurutnya, koperasi yang bergerak di sektor produktif akan menciptakan multiplier effect lebih luas dibanding sekadar perdagangan. Untuk itu, akses pembiayaan melalui Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Koperasi disiapkan bagi koperasi yang serius menggarap sektor produktif.

Bupati Sleman Harda Kiswaya menyambut baik dukungan tersebut. Ia menekankan pentingnya sinkronisasi kebijakan dari pusat hingga daerah agar koperasi memiliki ruang gerak yang jelas dan terintegrasi.

Sementara itu, Ketua Umum BPD HIPMI DIY Ekawati Rahayu Putri menegaskan komitmen dunia usaha dalam memperkuat rantai pasok koperasi. HIPMI tengah mengolah berbagai komoditas seperti beras, kecap, dan saus yang siap disuplai ke Kopdes Merah Putih. 

"Kolaborasi dengan UMKM lokal juga dibuka. Ini dilakukan agar produk mereka masuk dalam jaringan distribusi koperasi," kata Ekawati.

Ketua Kopdes Merah Putih Tamanmartani, Mawardi, menyebut koperasi yang dipimpinnya telah memiliki 1.412 anggota. Meski demikian, ia mengakui koperasi masih membutuhkan dukungan sistem, suplai produk, dan penguatan jaringan agar dapat berkembang optimal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....