KCI Bakal Tambah Kereta Khusus Petani dan Pedagang
- 26 Jan 2026 23:29 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) berencana menambah armada khusus guna memfasilitasi distribusi hasil bumi para petani lokal. Langkah strategis ini bertujuan untuk mendukung pergerakan logistik masyarakat dari wilayah perdesaan menuju pasar di perkotaan.
Manajemen juga segera mengoperasikan dua stasiun baru yakni Jatake serta Jakarta International Stadium dalam waktu dekat ini. Armada khusus tersebut saat ini sedang dalam proses perakitan intensif pada bengkel teknis di Balai Yasa Gubeng.
"Kereta Petani (Commuter-red) ini sedang dikerjakan di Balai Yasa Gubeng, mungkin kira-kira estimasi selesai di bulan Juni. Itu juga nanti akan dioperasikan mungkin rute yang lain ya. Kemarin saya dapat informasi katanya mau dirangkaikan dengan kereta lain, bisa ke Sukabumi, bisa ke Cianjur," ujar Direktur Utama PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) Mochamad Purnomosidi di Kantor Pusat KCI Juanda, Jakarta, Senin, 26 Januari 2026.
"Sama seperti 'case' Merak-Rangkas Bitung itu, kami ditugaskan. Akhirnya sebagai priority-nya (penempatan Kereta Petani dan Pedagang-red) adalah Merak-Rangkas Bitung. Kita menunggu penugasan dari KAI nanti," ujar Corporate Secretary Vice President at PT Kereta Commuter Indonesia, Karina Amanda.
"Yang di sana, 14 kereta tadi, yang Merak-Rangkas itu sudah semuanya kereta yang jalan pakai Kereta Petani Pedagang. Sekarang tugas kita, untuk kereta yang sekarang eksis, adalah bagaimana menyosialisasikan agar bisa memanfaatkan Kereta Petani Pedagang ini," kata Purnomosidi.
Para pengguna jasa diwajibkan melakukan pendaftaran identitas diri untuk mendapatkan kartu akses khusus dari petugas di stasiun. Harga tiket bagi pelaku usaha mikro tersebut dipatok sangat terjangkau yakni hanya sebesar 3.000 rupiah setiap jalan.
Sekitar 250 orang telah mengajukan kartu identitas khusus hingga pertengahan bulan Januari tahun 2026 yang baru saja lewat. Data perusahaan mencatat sebanyak 9.000 pedagang memanfaatkan layanan transportasi publik ini setiap hari untuk menuju wilayah Jakarta.
KAI Commuter juga mengumumkan kesiapan operasional infrastruktur penunjang tersebut guna memperluas jangkauan akses bagi para penumpang. Stasiun Jatake dijadwalkan akan segera diresmikan pihak manajemen pada hari Rabu, 28 Januari 2026 mendatang.
Stasiun Jakarta International Stadium (JIS) juga ditargetkan dapat melayani mobilitas warga mulai pada periode bulan Maret tahun depan. Pihak manajemen sedang melakukan koordinasi intensif bersama pemerintah daerah guna melengkapi seluruh kebutuhan sarana operasional di lapangan.
"Artinya bagaimana kami bisa mengembangkan atau melakukan inovasi terkait Commuter Line dengan memberikan layanan yang tidak hanya dari sisi kepenumpangan tapi bagaimana menjadi satu ekosistem, dari di stasiun dan di Commuter Line," ucap Leza Arlan, Public Relations Manager KAI Commuter Indonesia (KCI).
Layanan khusus ini dipaparkan dalam agenda evaluasi kinerja tahunan perusahaan di Jakarta Pusat pada Senin. Kehadiran sarana publik yang murah diharapkan mampu mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi bagi masyarakat di wilayah Provinsi Banten.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....