KAI Kelola 12.856 Unit Sarana Kereta Api per Juni 2026
- 17 Jul 2026 01:50 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- PT Kereta Api Indonesia mengelola 12.856 unit sarana perkeretaapian guna melayani mobilitas masyarakat dan menjaga kelancaran distribusi logistik nasional.
- KAI Group mencatatkan peningkatan volume angkutan penumpang hingga mencapai 258.993.359 pelanggan sepanjang periode semester pertama tahun 2026.
- Perusahaan mendistribusikan puluhan juta ton angkutan barang berupa batu bara serta berbagai jenis komoditas nonbatu bara lainnya.
RRI.CO.ID, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (KAI) mengelola sebanyak 12.856 unit sarana perkeretaapian nasional. Langkah ini bertujuan untuk mengoptimalkan layanan angkutan penumpang serta mendukung kelancaran distribusi logistik.
Ketersediaan unit tersebut terdiri atas 551 lokomotif beserta 8.907 gerbong untuk mendukung angkutan barang. Perusahaan juga menyiapkan 2.238 unit kereta penumpang guna melayani mobilitas masyarakat di seluruh wilayah Indonesia.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menjelaskan pentingnya kesiapan seluruh armada perkeretaapian nasional. Pengelolaan armada secara optimal sangat dibutuhkan demi menjaga kelancaran operasional transportasi massal setiap hari.
“Mobilitas masyarakat dan distribusi logistik memerlukan kesiapan sarana dalam jumlah yang memadai. Setiap lokomotif, KRL, kereta, gerbong, dan KRDE/I memiliki fungsi yang saling melengkapi untuk menjaga pelayanan tetap selamat, andal, dan sesuai dengan kebutuhan,” ujar Anne.
Anne menambahkan bahwa jumlah pelanggan kereta api mengalami kenaikan yang sangat signifikan sepanjang semester pertama. Volume angkutan penumpang tercatat mencapai 258.993.359 orang selama periode Januari hingga Juni tahun ini.
“Pertumbuhan pelanggan perlu diikuti dengan kesiapan kapasitas yang terencana. Ketersediaan sarana, keandalan teknis, fasilitas perawatan, serta kesinambungan pembaruan menjadi bagian yang saling berkaitan dalam menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat,” kata Anne.
Ia menegaskan pentingnya perencanaan jangka panjang dalam merawat ribuan unit sarana perkeretaapian milik perusahaan. KAI menjelaskan data kinerja operasional angkutan barang pada hari Kamis, 16 Juli 2026.
“Keberlanjutan layanan perkeretaapian memerlukan keterhubungan antara kebutuhan operasi, pengembangan teknologi, kapasitas industri, standardisasi, serta perencanaan investasi. Sinergi seluruh pemangku kepentingan menjadi penting agar kapasitas sarana dapat terus mengikuti perkembangan mobilitas pelanggan dan kebutuhan logistik nasional,” ujar Anne.
Executive Vice President (EVP) Corporate Secretary KAI Wisnu Pramudya menekankan pentingnya kolaborasi seluruh unit kerja. Angkutan logistik kereta api telah mendistribusikan sebanyak 26.534.095 ton komoditas batu bara secara aman.
“Dengan perencanaan dan dukungan ekosistem yang kuat, sarana perkeretaapian dapat terus dikembangkan untuk menjawab pertumbuhan mobilitas masyarakat, memperkuat konektivitas antardaerah, dan menjaga kelancaran rantai pasok nasional,” kata Wisnu Pramudya.
Selain itu, perseroan juga berhasil mengangkut sebanyak 5.963.948 ton barang nonbatu bara ke berbagai daerah. Pemeliharaan sarana tersebut secara rutin dilaksanakan melalui fasilitas depo serta bengkel khusus Balai Yasa.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....