Pengguna LRT Jabodebek Naik 36 Persen pada Tahun 2025
- 23 Jan 2026 19:14 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Mobilitas masyarakat di wilayah Jabodebek semakin bergantung pada moda transportasi publik berbasis rel sepanjang tahun 2025. Layanan LRT Jabodebek berhasil mencatatkan kenaikan jumlah penumpang yang cukup signifikan selama periode satu tahun terakhir.
Total volume pengguna transportasi modern ini menembus angka 28.816.787 penumpang di sepanjang tahun 2025 lalu. Jumlah tersebut mengalami lonjakan sebesar 36,86 persen jika dibandingkan total pengguna layanan pada tahun 2024 sebelumnya.
Operator PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat angka 21.055.870 penumpang pada tahun 2024 sebelum mengalami lonjakan. Data terbaru menunjukkan adanya penambahan pengguna sebanyak 7.760.917 orang dalam kurun waktu satu tahun pengoperasian penuh.
“Layanan berbasis rel yang terjadwal dan terintegrasi menjadi pilihan mobilitas masyarakat dalam aktivitas sehari-hari, sekaligus mendukung efektivitas pergerakan di wilayah perkotaan,” ujar Manager of Public Relation LRT Jabodebek (Light Rail Transit) Radhitya Mardika dalam keterangannya di Jakarta, Kamis, 22 Januari 2026.
Rata-rata jumlah harian penumpang layanan ini mencapai angka 78.950 orang per hari sepanjang tahun 2025 kemarin. Angka tersebut meningkat cukup tajam dari rata-rata sebelumnya yaitu 57.530 pengguna per hari pada tahun 2024.
Jumlah penumpang pada bulan Januari 2025 mencapai angka 2.146.859 orang atau meningkat pesat dari tahun sebelumnya. Puncak kepadatan terjadi pada bulan Oktober 2025 dengan total volume penumpang menembus angka 2.779.904 orang.
"Saya pengguna setia LRT Jabodebek. Setiap bekerja, transportasi ini menjadi salah satu pilihan. Kenyamanan, keamanan, dan ketepatan waktu menjadi alasan dipilih," kata Ariyanti.
Penumpang moda transportasi kereta tanpa awak ini menikmati pelayanan yang diberikan operator selama perjalanan menuju kantor. Ariyanti mengakui ketepatan waktu serta kenyamanan fasilitas kereta menjadi alasan utama memilih moda transportasi modern tersebut.
Transportasi publik modern ini melayani perjalanan masyarakat melalui 18 stasiun yang terbentang luas di kawasan operasional. Lintasan layanan tersebut membentang dari Stasiun Dukuh Atas menuju ke arah Stasiun Harjamukti serta Stasiun Jati Mulya.
Jaringan transportasi ini terintegrasi langsung dengan berbagai moda lain seperti Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line. Penumpang juga dapat terhubung mudah dengan Kereta Cepat Whoosh, Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta, dan TransJakarta.
“Kepercayaan masyarakat menjadi fokus utama KAI dalam melayani pengguna LRT Jabodebek, dan terus berkomitmen untuk menjaga keselamatan, ketepatan waktu, dan efisiensi perjalanan dalam mendukung mobilisasi masyarakat di kawasan Jabodebek,” ucap Radhitya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....