KAI Group Layani 7,47 Juta Penumpang Bandara Semester I 2026

  • 12 Jul 2026 22:54 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Layanan kereta api penunjang akses bandara KAI Group sukses mengangkut sebanyak 7.468.887 pelanggan pada Semester I 2026.
  • Jumlah volume angkutan penumpang kereta bandara tersebut mencatatkan kenaikan sebesar 2,94 persen dari tahun lalu.
  • KAI Group mengimbau para calon penumpang untuk mengatur rencana perjalanan kereta dengan menyesuaikan jadwal keberangkatan maskapai.

RRI.CO.ID, Jakarta - Layanan kereta api penunjang bandara milik KAI Group berhasil mengangkut 7.468.887 pelanggan di Jawa dan Sumatra. Pencapaian pada Semester I 2026 tersebut menunjukkan pertumbuhan sebesar 2,94 persen dibanding periode sebelumnya.

Data kumulatif menunjukkan adanya penambahan sebanyak 213.133 orang penumpang kereta api selama enam bulan pertama. Total pengguna jasa transportasi rel bandara pada periode sebelumnya tercatat mencapai angka 7.255.754 orang.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba memberikan keterangan resmi mengenai perkembangan volume angkutan tersebut. Pihak manajemen merilis data statistik kinerja operasional transportasi publik itu pada hari Minggu, 12 Juli 2026.

“Pada Semester I 2026, jumlah pelanggan pada delapan layanan tersebut bertambah 213.133 pelanggan dibanding periode yang sama tahun lalu. Kehadiran layanan ini membantu masyarakat menghubungkan perjalanan udara dengan pusat kota, kawasan permukiman, pusat kegiatan, dan stasiun kereta api,” ujar Anne.

Layanan Kereta Api (KA) Bandara YIA Reguler dan YIA Xpress mengangkut sebanyak 1.343.663 penumpang di Yogyakarta. Sementara itu, rute kereta api Srilelawangsa mencatatkan total volume penumpang mencapai 2.139.234 orang di Sumatra Utara.

Secara rinci, KA Bandara YIA Reguler melayani 908.898 pelanggan, sedangkan KA Bandara YIA Xpress mencapai 434.765 orang. Kemudian, KA Srilelawangsa relasi Medan menuju Kualanamu mencatatkan 793.519 penumpang dan relasi Kuala Bingai sebanyak 1.345.715 orang.

Selanjutnya, Commuter Line Basoetta melayani 1.197.413 pelanggan dan KA Bandara Internasional Adi Soemarmo mencatat 461.482 orang. Adapun KA Minangkabau Ekspres mengangkut 120.599 pelanggan serta Light Rail Transit (LRT) Sumsel sebanyak 2.206.496 orang.

Anne menjelaskan bahwa setiap wilayah memiliki pola pelayanan operasional yang disesuaikan dengan kebutuhan mobilitas masyarakat. Para pelanggan di wilayah Yogyakarta dapat memilih opsi layanan reguler dengan pemberhentian di Stasiun Wates.

“Pilihan layanannya beragam, mulai dari kereta bandara langsung, commuter, kereta api lokal, hingga LRT. Masyarakat dapat memilih layanan sesuai lokasi keberangkatan, jadwal penerbangan, dan rencana perjalanan berikutnya,” kata Anne.

Keberadaan angkutan massal berbasis rel ini turut membantu masyarakat mengurangi ketergantungan terhadap penggunaan kendaraan pribadi. Jadwal perjalanan yang teratur juga mempermudah perkiraan waktu keberangkatan, khususnya pada masa liburan akhir pekan.

Executive Vice President Corporate Secretary KAI Wisnu Pramudya turut mengimbau para calon penumpang kereta bandara. Masyarakat diharapkan mampu menyesuaikan waktu keberangkatan kereta dengan jadwal penerbangan serta proses pemeriksaan keamanan bandara.

“Perjalanan yang nyaman menuju bandara dimulai dari perencanaan waktu yang baik. Kami mengajak pelanggan memeriksa jadwal lebih awal dan menggunakan kanal resmi untuk memperoleh informasi perjalanan terbaru,” kata Executive Vice President Corporate Secretary KAI Wisnu Pramudya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....