MES#1 Jadi Ajang Eksplorasi Potensi Muhammadiyah di Sleman

  • 09 Jan 2026 14:26 WIB
  •  Yogyakarta

KBRN, Yogyakarta: Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Sleman membuka gelaran Muhammadiyah Expo Sleman (MES) di Sleman City Hall, Jumat (9/1/2026). Kegiatan ini nantinya akan digelar pada 9-11 Januari 2026.

Ketua Panitia MES Eko Sumardiyanto menyebut kegiatan ini baru pertama kali digelar. Setidaknya ada 52 stand yang ikut serta pada gelaran ini. Eko yang juga Wakil Ketua PDM Sleman ini menuturkan, MES merupakan ajang eksplorasi berbagai potensi Muhammadiyah di Sleman. Mulai dari aspek pendidikan dengan berbagai stan sekolah Muhammadiyah, ekonomi dengan berbagai stan UMKM, amal usaha, kesehatan, maupun potensi yang ada di tingkat cabang, ranting, ataupun organisasi otonom (ortom).

“Selain mengeksplorasi potensi-potensi yang ada di Muhammadiyah, MES juga sebagai ajang silaturahmi dan sebagai event akbarnya Muhammadiyah,” ujar Eko saat ditemui di Sleman City Hall, Jumat (9/1/2026).

Salah satu yang menjadi perhatian bagi PDM Kabupaten Sleman adalah pemberdayaan UMKM. Menurut Eko, gelaran expo semacam ini bisa memberikan ruang bagi para UMKM untuk melakukan promosi sekaligus memasarkan produk. Sebab, Eko mencatat upaya promosi hingga pemasaran produk masih menjadi hambatan para UMKM, utamanya di bawah binaan Muhammadiyah. Hingga kini setidaknya ada ratusan UMKM dengan berbagai produk yang dibina secara langsung oleh Muhammadiyah. Baik itu melalui naungan Muhammadiyah, Aisyiyah, ataupun Ortom.

“Di luar ini biasanya kami juga menampilkan UMKM itu setiap selapan sekali. Kali ini juga ada Pojok Halal untuk memfasilitasi UMKM yang ingin mendaftarkan sertifikat Halal,” ucapnya.

Sementara, Sekretaris Daerah Kabupaten Sleman Susmiarto menyebut pihaknya turut mendorong tumbuhnya usaha kecil dan menengah. Ini lantaran Sleman tak punya banyak sumber daya alam yang bisa menjadi sumber investasi. Di sisi lain, Susmiarto turut mengapresiasi gelaran MES #1. Organisasi Muhammadiyah yang juga aktif hingga ke tingkat cabang ataupun ranting juga diharapkan bisa meningkatkan kemajuan pembangunan di Kabupaten Sleman.

"Mudah-mudahan dengan adanya expo, masyarakat yang hadir tahu bagaimana amal usaha Muhammadiyah itu menjadi salah satu pilihan akses untuk meningkatkan kualitas pendidikan, layanan kesehatan, maupun peningkatan ekonomi rakyat,” kata Susmiarto. (karin/par)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....