Olahan Pengat Khas Gayo yang Menambah Selera Makan

  • 20 Sep 2024 08:47 WIB
  •  Takengon

KBRN, Takengon : Pengat adalah sebuah masakan khas masyarakat Gayo . Bentuk makanan ini lebih mirip dengan pepes dan dimasak tidak menggunakan daun, melainkan dimasak seperti pembuatan gulai tetapi dimasak hingga tidak berkuah. Pengat biasanya dibuat dari berbagai jenis ikan, khususnya ikan yang digunakan oleh masyarakat Gayo sepertiikan Bawal hitam ataupun merah, Ikan Mujair dan ikan Depik.

Pengat mempunyai ciri khas dengan keasaman rasanya. Campuran antara air jeruk dan sedikit asam sunti dapat menghasilkan cita rasa yang khas. Jenis makanan ini dibuat tidak berkuah, dipastikan ikan benar-benar matang dan bercampur dengan bumbu. Biasanya memerlukan waktu 1 hingga 2 jam untuk membuatnya.

Pengat khas Gayo adalah salah satu hidangan tradisional dari suku Gayo yang berasal dari dataran tinggi Aceh Tengah. Masakan masyarakat gayo tanpa kuah dengan bahan dasar ikan juga bisa dicampur sayuran seperli pakis, kacang koro kacang buncis dan pucuk Jipang (Pucuk Labu Siam).

Dimasak bersama rempah-rempah khas gayo seperti Andaliman (Empan :Read Gayo) Gegarang , Agur (Terong Belanda),kunyit, lengkuas, serai, dan cabai, yang memberikan rasa dan aroma yang kaya. Hidangan ini memiliki cita rasa gurih, Asam dan pedas, dipadukan dengan aroma khas daun-daunan seperti daun gegarang atau Kecombrang.

Pengat biasanya disajikan dalam acara adat atau perayaan penting, dan menjadi bagian dari tradisi kuliner yang diwariskan secara turun-temurun di masyarakat Gayo. Selain itu, pengat sering disantap bersama nasi sebagai lauk utama.




Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....