Duta Budaya Indonesia: Muda Berbudaya dan Berkarya

  • 18 Sep 2024 12:30 WIB
  •  Surabaya

KBRN, Surabaya: Duta Budaya Indonesia merupakan yayasan yang bergerak dalam bidang budaya dan pelestariannya. Para agen budaya yang dikerahkan untuk menjalankan program kerja dalam bidang budaya dan pelestariannya ini adalah anak-anak muda berusia 17-30 tahun.

Duta Budaya Indonesia 2023 Ale Hattan Yasar Maulana mengaku, mengikuti ajang duta budaya ini karena ingin lebih mengasah kemampuan public speaking yang dapat berguna untuk dirinya dalam mempresentasikan budaya kepada masyarakat generasi muda.

Berbeda dengan Ale, Victoria Maharani yang juga menjabat sebagai Duta Budaya Indonesia 2023, mengikuti ajang duta budaya karena memiliki minat dengan seni tari dan nembang.

Menjadi Duta Budaya Indonesia 2023 tentunya menuntut Ale dan Victoria untuk melakukan berbagai macam kegiatan yang berkaitan dengan pengembangan, pelestarian dan penjagaan budaya. Ale dengan program East Java Trip yang dia buat bertujuan untuk menjelajahi tempat-tempat bersejarah di Jawa Timur dan mempromosikannya melalui media sosial. Salah satu tempat yang pernah dikunjunginya adalah Mojokerto yang merupakan peninggalan Kerajaan Majapahit.

“Problematika anak muda saat ini tidak bisa menerima budayanya sendiri. Karena banyaknya budaya asing yang masuk,” kata Ale dalam program Tanjung Perak Pagi Pro4 RRI Surabaya, Rabu (18/9/2024).

Proses tugas pelestarian budaya juga dilakukan Victoria. Sejak tahun 2018, Victoria sudah memiliki kegiatan melatih tari untuk dan anak-anak dan seusianya. Wadah untuk kegiatan tari ini dia beri nama ‘Gelangan’ yang berarti Geden Sesarengan. Fokus tariannya adalah tari klasik Yogyakarta. Victoria memiliki keinginan agar anak muda mengenal tarian klasik Yogyakarta. Dirinya juga kerap mendukung anak-anak di dusunnya. Baginya, anak-anak usia yang bagus untuk mengembangkan budaya.

“Setiap ada event di dusun, saya support anak-anak supaya bisa tampil,” ujar Victoria.

Menyikapi adanya budaya asing yang banyak masuk ke negara ini, Victoria mengingat sebuah kalimat, “Begja-begjane wong kang lali luwih bejo wong kang iling lan waspada".

"Iling tentang budaya yang kita miliki dan melestarikannya dan waspada terhadap perkembangan jaman dan globalisasi dengan cara mengembangkan budaya yang ada," jelas Victoria.

Grand Final Duta Budaya Indonesia tahun ini yang akan diadakan di Jawa Timur. Didukung oleh De Java Bank, Pemerintah Kota Surabaya, dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Ada yang sedikit berbeda dalam gelaran tahun ini karena finalisnya lebih banyak, yaitu 23 finalis. Proses karantina akan dimulai besok, tanggal 19 sampai 21 September 2024.

Ale berharap pada gelaran ajang Duta Budaya Indonesia 2024, para duta bisa mencintai dan melestarikan budaya serta melanjutkan tongkat estafet dari duta sebelumnya. Mengutip kalimat yang pernah dilontarkan John F. Kennedy “Jangan tanyakan apa yang negara ini berikan kepadamu tapi tanyakan apa yang telah kamu berikan kepada negaramu.” Ale berharap generasi duta selanjutnya memberikan yang terbaik untuk menjaga dan melestarikan budaya Indonesia.

Dalam kesempatan dialog di Pro4 RRI Surabaya, Victoria mengatakan, bahwa selama menjabat Duta Budaya Indonesia 2023, dirinya mendapatkan banyak kesempatan. Duta Budaya Indonesia merupakan wadah yang baik untuk generasi muda. Victoria ingin generasi duta selanjutnya adalah generasi yang mencintai budaya setulus hati dan mau capek.

“Satu tahun menjabat, selamanya menginspirasi,” ucap Victoria mengakhiri obrolan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....