Fakta Unik Seputar RRI Yang Tak Banyak Diketahui

  • 11 Sep 2024 09:58 WIB
  •  Surabaya

KBRN, Surabaya : 11 September menjadi moment spesial bagi Angkasawan - Angkasawati Radio Republik Indonesia (RRI) dimana hari ini diperingati sebagai Hari Radio Nasional yang biasa dikenal dengan lahirnya RRI radio pertama milik Indonesia pasca kemerdekaan didirikan pada 11 September 1945.

Terlepas dari sejarahnya yang panjang, Radio Republik Indonesia memiliki beberapa fakta menarik. Berikut beberapa fakta unik Radio Republik Indonesia yang dirangkum oleh Good News From Indonesia (GNFI) :

1. Radio tertua dan media tertua kedua di Indonesia yang terlibat dalam perjuangan rakyat

RRI berperan sebagai media untuk menyebarkan informasi gerakan perlawanan rakyat Indonesia. Pasca kemerdekaan, RRI menjadi sumber informasi nomor satu untuk menghidupkan semangat perjuangan rakyat yang saat itu minim informasi. Menariknya, RRI juga merupakan media tertua kedua di Indonesia setelah LKBN ANTARA. keduanya merupakan perusahaan atau lembaga khusus media yang hingga kini masih beroperasi di Indonesia.


2.Satu-satunya radio yang menyandang nama negara

Radio Republik Indonesia menjadi satu-satunya radio di Indonesia yang menyandang nama negara di dalamnya. Adanya nama Indonesia di dalam RRI mengindikasikan bahwa siaran yang dilakukan RRI dilakukan untuk kepentingan negara. Selain bertugas sebagai radio perjuangan Indonesia, RRI juga sangat berjasa untuk menyiarkan semangat perjuangan rakyat demi mempertahankan kemerdekaan kala itu.


3. Punya slogan unik

RRI memiliki motto “Sekali di Udara Tetap di Udara”. Slogan ini diciptakan oleh Jusuf Ronodipuro. Beliau adalah tokoh yang pertama kali menyebarluaskan informasi soal kemerdekaan Indonesia setelah membajak radio milik pemerintah Jepang. Sampai saat ini, slogan tersebut masih digunakan oleh RRI.


4. Punya banyak stasiun penyiaran dalam negeri dan luar negeri

RRI mempunyai 105 stasiun penyiaran radio yang tersebar di seluruh penjuru negeri. Dari ratusan stasiun penyiaran tersebut, 37 di antaranya berada di area perbatasan. Selain itu, RRI juga memiliki stasiun luar negeri yang bernama Voice of Indonesia (VOI) yang menjadi stasiun radio penyiaran internasional untuk menyebarkan kebudayaan dan pengetahuan seputar Indonesia ke luar negeri.


5.Sebagian pegawai RRI merupakan PNS

Sebagian pegawai RRI merupakan pegawai negeri sipil (PNS) di bawah Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo). Tidak hanya RRI, beberapa pegawai Televisi Republik Indonesia (TVRI), juga merupakan PNS.

Sebagai tambahan informasi, RRI saat ini berstatus sebagai Lembaga Penyiaran Publik (LPP), di mana sebagai media public di usianya yang ke-79 tahun, mengusung tema "Inspirasi Ke-Indonesiaan untuk HUT-nya tahun ini, RRI berkewajiban untuk menjadi jembatan informasi yang akurat dan mempersatukan masyarakat Indonesia.


Dari beberapa fakta unik tersebut ternyata banyak masyarakat yang belum mengetahuinya, seperti pengakuan Shinta Nur Defliana Mahasiswa universitas Muhammadiyah Sidoarjo ini. Diakui Shinta, Ia baru mengetahui sejumlah fakta unik RRI ketika berselancar di dunia maya terlebih soal stasiun luar negeri seperti Voice of Indonesia yang dimiliki RRI.

"Cukup takjub ya ternyata RRI itu juga punya stasiun luar negeri seperti Voice of Indonesia yang menunjukkan komitmen RRI dalam memperkenalkan Indonesia ke dunia internasional, ini relevan sih dengan kebutuhan globalisasi saat ini, di mana informasi yang akurat dan budaya lokal perlu disebarluaskan,"ujarnya saat diwawancarai RRI Surabaya (11/9/2024).

Sebagai Generasi muda, Shinta berharap ada semakin banyak anak muda mau mendengarkan radio meski saat ini informasi bisa didapatkan melalui media apa saja termasuk media sosial yang lebih disukai generasi saat ini. memasuki usia yang ke-79 Shinta berharap agar RRI terus memperkuat jangkauannya, baik di dalam negeri maupun di luar negeri, untuk memastikan informasi yang bermanfaat dan akurat bisa diakses oleh masyarakat luas.

"Harapannya edepan RI makin memperluas jaringannya baik i dalam dan luar negeri, termasuk memanfaatkan teknologi terbaru untuk menjangkau audiens yang labia luas dan beragam khusunya anak muda seperti saya bahkan dapat terus mempromosikan kebudayaan Indonesia dengan cara yang inovatif dan efektif,"ujarnya.


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....