Titian Ilahi RRI-MUI Sulsel, Ikhtiar Kolaborasi Merdeka dari Narkoba

  • 24 Agt 2024 05:03 WIB
  •  Makassar

KBRN, Makassar : Memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-79, RRI Makassar bersama Ganas Annar MUI Sulawesi Selatan dan Universitas Bosowa (Unibos) Makassar menggelar acara Titian Ilahi, jum’at (23/8/2024) bertema "Ikhtiar Kolaborasi Merdeka dari Narkoba". Acara ini menyoroti bahaya narkoba yang semakin mengancam generasi muda, terutama di lingkungan kampus.

Ketua Ganas Annar MUI Sulsel, Dr. Waspada Santing, M.Sos.I., M.H.I., mengungkapkan bahwa Sulawesi Selatan menduduki peringkat keenam dalam hal prevalensi narkoba di Indonesia. “Kampus dan mahasiswa menjadi salah satu kelompok yang rentan terhadap penyalahgunaan narkotika, terbukti dengan beberapa kasus besar yang melibatkan mahasiswa,” ujarnya dalam sambutan yang disiarkan langsung dari Kampus Universitas Bosowa Makassar.

Wakil Dekan 2 Fakultas Hukum Unibos, Siti Zubaidah, S.H, M.H, menjelaskan, penyalahgunaan narkoba tidak hanya berbahaya secara kesehatan, tetapi juga merupakan tindak pidana yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. "Masyarakat harus sadar bahwa risiko hukuman bagi pengguna dan pengedar sangat berat, dengan ancaman hukuman yang bisa mencapai lebih dari 10 tahun penjara," tegasnya.

Prof. Muammar Bakry, Sekretaris Umum MUI Sulsel, menekankan pentingnya menjaga akal sehat dalam perspektif Islam. "Akal yang sehat adalah syarat utama dalam menjalankan kehidupan beragama dan berbangsa. Narkoba merusak akal, dan itu adalah pelanggaran serius dalam agama," jelas Prof. Muammar dalam tausiah singkatnya.

Kolaborasi antara berbagai elemen masyarakat, termasuk akademisi dan organisasi keagamaan, diharapkan mampu menjadi benteng kuat dalam memerangi penyalahgunaan narkoba. Acara ini juga diharapkan dapat menginspirasi berbagai pihak untuk ikut serta dalam kampanye memerangi narkotika.

Dengan upaya bersama ini, Sulawesi Selatan diharapkan dapat keluar dari peringkat teratas dalam hal prevalensi narkoba, dan generasi muda, khususnya mahasiswa, bisa terlindungi dari bahaya yang mengintai masa depan mereka.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....