Moloekatan Gus Miek Buka Peringatan Hari Jadi Salatiga
- 07 Jul 2024 08:17 WIB
- Semarang
KBRN, Salatiga: Ribuan umat Islam memenuhi Alun-alun Lapangan Pancasila untuk menyambut Moloekatan Gus Miek, Sabtu(6/7/2024). Kegiatan ini menjadi pembuka peringatan Hari Jadi Kota Salatiga ke-1274, sekaligus memperingati wafatnya Gus Miek sebagai salah satu tokoh ulama di Indonesia.
Gus Miek atau KH Hamik Tohari Djazuli merupakan pendiri amalan dzikir Jamaah Mujahadah Lailiyah, Dzikrul Ghofilin, dan Sema'an Jantiko Mantab. Moloekatan sendiri merupakan istilah istilah yang sering digunakan oleh Gus Miek untuk menyebut ibadah tirakat berupa berpuasa sunnah.
Pj. Wali Kota Salatiga Yasip Khasani yang hadir menyampaikan, Moloekatan Gus Miek bukan hanya sebagai momen spiritual, tetapi juga sebagai wadah untuk saling bersilaturahmi antar jemaah. Ia berharap, nuansa religius Islami bisa mewarnai Hari Jadi Kota Salatiga.
“Ini adalah pembuka dari rangkaian acara Hari Jadi Ke-1274 Kota Salatiga. Nuansa religius islami bisa memperkuat bekal spiritualias serta ketaqwaan kepada Allah SWT,” tuturnya.
Moloekatan Gus Miek dimulai dengan sema’an Al Qur’an dari ba’da subuh hingga menjelang maghrib. Dilanjutkan Dzikrul Ghofilin dari ba’da maghrib hingga isya dan sema’an Al Quran setelah sholat isya berjamaah.
Di penghujung acara, dilaksanakan Syiraan amin amin bersama para jemaah. Kegiatan ini dipimpin oleh Gus Thuba yang merupakan cucu atau keturunan dari Gus Miek.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....