DPRD Kota Surabaya Apresiasi Presiden Jokowi Tekan Harga Obat

  • 03 Jul 2024 21:54 WIB
  •  Surabaya

KBRN, Surabaya : Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Surabaya apresiasi langkah Presiden Jokowi kaji ulang penyebab tingginya harga obat di Indonesia.

Hal ini disampaikan Sekretaris Komisi D DPRD Kota Surabaya dr. Akmarawita Kadir saat diwawancara RRI Surabaya Rabu (03/07/2024).

Pria yang akrab dipanggil Akma tersebut berharap Dinas Kesehatan Kota Surabaya bisa bersinergi dengan pemerintah pusat untuk menekan harga obat yang semakin tinggi.

“Kami mengapresiasi langkah Presiden Jokowi yang berusaha menekan harga obat yang tinggi, dan berharapnya Dinkes Kota Surabaya bisa bersinergi dengan pemerintah pusat untuk membuat regulasi yang lebih efektif,” kata dr. Akma.

Sementara Pakar Kesehatan yang juga Mantan Rektor Univ Airlangga Prof. Dr.med. Puruhito, dr., Sp.B-TKV menilai pemerintah harus membuat kebijakan untuk menekan harga kebutuhan kesehatan karena obat dan alat kesehatan tidak dalam kategori barang mewah.

“Obat dan alkes (alat kesehatan) kan bukan barang mewah, peruntukannya juga untuk seluruh masyarakat, jadi pemerintah harusnya bisa membedakan biaya impor barang mewah dengan barang kesehatan agar harganya tidak menjulang tinggi,” harap Puruhito.

Tingginya harga obat dan alat kesehatan tidak hanya merugikan masyarakat, namun tenaga kesehatan pun juga terkena dampaknya.

Sudah seharusnya fasilitas penunjang kesehatan menjadi hak seluruh masyarakat tanpa terkecuali.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....