Mengenal Tujuh Irama Dalam Membaca Al-Qur'an

  • 24 Jun 2024 16:05 WIB
  •  Takengon

KBRN, Takengon: Setiap umat islam diperintahkan untuk memperbanyak membaca Al-Qur’an. Membaca Al-Qurán termasuk ibadah yang mendapatkan pahala jika dilakukan sesuai dengan kaidah dan hukum bacaan yang benar.

Salah satu upaya yang bisa dilakukan untuk memperindah bacaan Al-Quran yaitu dengan menerapkan seni membaca Al-Qur’an. Dengan mengaplikasikan seni membaca yang sesuai, maka akan membantu menghayati bacaan Al-Qur’an.

Berdasarkan laman dalamislam, terdapat bermacam-macam irama lagu dalam seni membaca Al-Qur'an, di antaranya adalah bayyati, shoba, nahawand, hijaz, rost, sika, dan jiharka.

1. Bayyati

Bayyati merupakan jenis irama lagu yang bergerak lambat. Bayyati memiliki empat tingkatan nada yaitu bayyati asli qoror, bayyati asli nawa, bayyati husaini nawa, bayyati asli jawab, dan bayyati asli jawabul jawab, dan bayyati syuri jawabul jawab.

2. Shoba

Shoba adalah jenis irama lagu dalam membaca Al Qur’an yang bergerak ringan dan cepat, berkarakter lembut, halus, dan bernuansa penuh kesedihan hingga mampu mengguggah emosi bagi para pendengarnya.

Shoba memiliki empat tingkatan nada, yaitu shoba ashli atau shoba awal maqom, shoba mahur, shoba bastanjar, dan shoba mangal ajam.

3. Nahawand

Untuk melantunkan ayat-ayat Al Qur’an yang bernuansa kesedihan, nahawand adalah jenis irama lagu yang tepat untuk digunakan.

Nahawand memiliki beberapa tingkatan nada untuk maqomnya yaitu: Nahawand usaq, Nahawand awal maqom, Nahawand nakriz, Nahawand murakkab, dan Nahawand jawab.

4. Hijaz

Hijaz adalah jenis irama lagu dalam membaca Al Qur’an yang bergerak dengan lambat dan penuh khidmat. Hijaz berkarakter khas ketimuran, terkesan indah, dan asli mendasar.

Biasanya, hijaz digunakan setelah nahawand. Karena itu, maqom hijaz diawali dengan akhir nada jawab nahawand sebelumnya.

Hijaz memiliki empat tingkatan nada yaitu: Hijaz Ashli, Hijaz kard, Hijaz kurd, dan Hijaz kard-kurd.

5. Rost

Rost adalah jenis irama lagu dalam membaca Al Qur’an yang bergerak dengan ringan, cepat, dan lincah. Biasanya digunakan untuk mengumandangkan adzan dan mengimami shalat.

Rost memiliki empat tingkatan nada yaitu: Rost awal maqom, Rost syabir, Rost alan nawa, dan Rost zanjiran.

6. Sika

Sika adalah jenis irama lagu dalam membaca Al Qur’an yang memiliki karakteristik gerakan lambat dan khidmat, ketimuran, merakyat, dan mudah dikenali.

Terdapat beberapa jenis sika yaitu: Sika ashli atau awal maqom, Sika raml, Sika turky, dan Sika iraki.

7. Jiharka

Jiharka adalah jenis irama lagu yang memiliki karakteritik berirama raml atau minor, terkesan sangat manis didengar, dan iramanya menimbulkan perasaan yang dalam. Biasanya, jenis irama lagu yang satu ini sering dilantunkan saat takbiran hari raya, baik ‘Idul Fitri maupun ‘Idul Adha.

Awal lagu jiharkah biasanya sama dengan awal lagu sikah. Kemudian dilanjutkan dengan suara minor yang relatif lurus dan diikuti oleh nada yang sedikit lebih tinggi. Kemudian diakhiri dengan gerakan nada yang lurus secara wajar.

Jiharka memiliki dua macam tingkatan nada yaitu jiharka awal maqom dan jiharka maqom jawab.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....