Disakralkan Gua Koo dan Danau di Buton Tengah Menyerupai Paru-Paru
- 04 Jan 2024 09:36 WIB
- Kendari
KBRN,Kendari : Buton Tengah merupakan salah satu Kabupaten di Sulawesi Tenggara yang memiliki berbagai destinasi wisata pantai dan gua dengan keindahannya sendiri. Salah satu gua yang memiliki keindahan air yang biru jernih sebening kaca adalah gua Koo yang terletak di Desa Lantongau, Kecamatan Mawasangka. Selain airnya yang biru jernih, gua Koo ini memiliki dinding gua yang menjulang tinggi
Suasana alam di gua ini sangat sejuk dan asri, permukaan gua dikelilingi tumbuhan merambat dan tumbuhan hijau lainnya, sehingga membuat siapa saja yang berkunjung merasakan kesegarannya. Selain pemandangan alam, ternyata gua koo menyimpan kisah dibalik namanya.
Konon ceritanya, di zaman dulu ada seseorang bernama La Koo dikabarkan pergi kehutan mencari akar dari sejenis pohon serabut untuk digunakan sebagai tali. Pada saat memotong dan menarik akar pohon tersebut, keluarlah air dari dalam tanah dan membentuk sebuah lubang besar yang kini dikenal dengan sebutan Gua Koo.
Sekarang gua ini dijadikan sebagai sumber mata air bersih dan dikonsumsi oleh penduduk setempat yang sebelumnya pernah digunakan oleh penduduk dan para pengunjung untuk berendam. Jauh sebelum itu, gua koo ini pernah dijadikan tempat persembunyian pejuang perang pada zaman penjajahan dulu.
Sebagai penghormatan terhadap leluhur, penduduk setempat melakukan acara ritual setiap tiga tahun sekali di gua koo ini. Katanya, ritual ini dipercaya oleh warga untuk menjaga air dalam gua koo tersebut agar tetap jernih dan bersih. Jadi bagi Anda yang ingin berkunjung kesini, tidak diperbolehkan untuk menyentuh air tersebut apa lagi berendam didalamnya dan dilarang mengatakan hal yang tidak baik. Sumber mata air ini selain jadi destinasi wisata alam juga digunakan masyarakat untuk acara adat Katutuhanooe. Ritual yang dilaksanakan tiga tahun sekali ini bertujuan menjaga mata air. Maka tidak ada yang boleh berendam bahkan menyentuh mata air ini sehingga air tetap jernih dan terjaga. Jika ingin berkunjung ke sini, wisatawan tetap harus menjunjung dan tidak mengatakan sesuatu yang menyinggung satu sama lainnya.
Salah seorang Wisatawan Abdul Hafid,SE mengatakan, jika ingin berkunjung ke tempat tersebut sebaiknya dipagi hari, saat matahari menyinari permukaan gua. Idealnya saat jam 10 sampai jam 12 siang, saat matahari menyinari area gua, maka air yang ada didalamnya akan kelihatan berwarna biru. Setelah matahari lewat dari jam 12, maka posisi matahari akan membelakangi mulut gua yang mengakibatkan cahaya dalam gua menjadi gelap. Sepintas dasar gua yang membentuk 2 danau menyerupai paru-paru.
Mungkin banyak yang belum tahu, kalau Gua Koo ini pernah dikunjungi oleh Alm. Mantan Presiden RI ke-3, BJ Habibie. BJ Habibie meninggalkan jejak dengan membuat mesin Air tenaga surya yang dibantu oleh penduduk setempat. Hingga sekarang mesin air tersebut masih tersimpan dengan baik.
Ini hanya salah satu cerita tentang gua dari sekian banyak gua yang ada di Buton Tengah. Masih banyak wisata alam lainnya yang bisa kalian kunjungi selain gua koo, seperti wisata bahari dan kerajinan tenun khas buton tengah. Tunggu apa lagi, jika ingin menikmati keindahan alam yang indah dan mempesona maka berkunjunglah ke Buton Tengah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....