Masyarakat Diminta Waspadai Potensi Kejahatan Libur Akhir Tahun

  • 13 Des 2023 18:24 WIB
  •  Semarang

KBRN, Semarang : Masyarakat diimbau lebih waspada menjelang momen libur akhir tahun potensi kejahatan yang diprediksi semakin meningkat. Seperti di antaranya pencurian rumah kosong dan pencurian motor.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jateng Kombes Pol Johanson Simamora mengimbau agar masyarakat yang akan menjalani liburan pada momen libur akhir tahun ini dapat melakukan sejumlah langkah aman. Tujuannya agar terhindar dari kejahatan yang marak terjadi pada momen liburan panjang Natal dan Tahun Baru.

Dari pengamatan pihak Kepolisian, sejumlah kejahatan marak terjadi tatkala moment libur panjang tiba, diantaranya pencurian rumah kosong dan kendaraan bermotor. Biasanya banyak rumah yang ditinggal pemilik namun tidak memberi kabar tetangga atau perangkat RT.

“Masyarakat yang akan meninggalkan rumah bisa dititipkan ke perangkat rt/rw tetangga. Atau bisa melaporkan ke bhabin setempat, anggota remsob juga nanti keliling dilapangan,” ujarnya, dikonfirmasi Rabu (13/12/2023).

Kombes Pol Johanson berharap, kewaspadaan dapat ditingkatkan masyarakat sebelum melaksanakan liburan. “Petugas kita akan bekerjasama lintas direktorat di Polda Jateng maupun di polres jajaran, nanti juga ada Operasi Lilin Candi,” imbuh Johanson.

Sebelumnya, Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi menyebut dalam moment libur natal dan tahun baru Nataru Polri akan melaksankaan operasi lilin candi selama 12 hari sejak tanggal 22 Desember sampai 2 Januari 2024. Dalam operasi lilin candi ini, pihaknya akan menyediakan pos pengaman, pos pelayanan dan personil akan dibagi berdasarkan kerawanan daerah.

“Operasi lilin candi yang akan diberlakukan tanggal 22 Desember sampai 2 Januari. Personil disebar di masing-masing, pospam, posyan dan pos terpadu dibagi berdasarkan kerawaan daerah. Pengamanan gereja ada 3720, lalu Objek vital dan tempat wisata kita sisir termasuk tempat-tempat yang digunakan peraayaan malam pergantian tahun,” imbuhnya.

Terpisah, Kasat Lantas Polrestabes Semarang, AKBP Yunaldi mengatakan, Polrestabes Semarang juga menyiapkan 27 pos, dua pos terpadu di Kali Kangkung pintu masuk (Kota Semarang) dan di Simpang Lima pusat kota. Kemudian lima pos pelayanan, mulai di stasiun, bandara, pelabuhan, termasuk di rest area.

“Total dari Kabagops itu ada 27 pos di samping di setiap kantor polsek maupun polres juga ada pelayanan kepolisian Terus 20 pos di Gereja yang besar-besar,” imbuh Yunaldi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....