Bukit Merah Putih Punya Nilai Sejarah Mempertahankan NKRI

  • 15 Agt 2023 19:54 WIB
  •  Takengon
KBRN, Redelong: Kepala Desa atau Reje Bale Redelong Kecamatan Bukit Kabupaten Bener Meriah Amiruddin menyampaikan bahwa bukit merah putih yang ada di desanya itu memiliki nilai sejarah tersendiri pada masa konflik Gerakan Aceh Merdeka.

Aceh pada saat konflik seolah-olah telah dikuasai seluruhnya oleh Gerakan Aceh Merdeka, namun di Kabupaten Bener Meriah ada organisasi Pembela Tanah Air (PETA) yang terus mendukung Aceh masih bagian dari Indonesia.

Untuk menunjukkan eksistensinya maka dibuatlah Bukit merah putih di kecamatan Bukit Kabupaten Bener Meriah. "Kita sama-sama cetuskan kita buat bendera dan pertama sekali dibuat dari papan itu sekitar tahun 2002 dan masih masa konflik," katanya, Selasa (15/8/2023).

Amiruddin mengaku sejak tahun 2002 tersebut pemerintah Desa masyarakat maupun lapisan organisasi di Kabupaten Bener Meriah terus melakukan rutinitas mengibarkan bendera merah putih di puncak ataupun gunung merah putih Kecamatan Bukit Kabupaten Bener Meriah.

Pengibaran bendera merah putih di puncak tersebut pada masa konflik tidak begitu berjalan dengan mulus, sebab ada kendala yang dihadapi di antaranya penghadangan oleh segerombolan orang tidak dikenal yang melarang mengibarkan bendera merah putih di puncak merah putih Kecamatan Bukit Kabupaten Bener Meriah pada tahun 2004.

"Mau dipasang bendera, ada kelompok PETA dihadang oleh segerombolan entah siapa dia, kami tidak bisa sebutkan siapa dia, dan melarang menaikkan bendera," kenang Amiruddin.

Kepala Desa Bale Redelong Amirudin berharap objek atau lokasi bukit merah putih yang ada di wilayahnya itu dapat menjadi ikon nasional dan menjadi objek wisata.

Sn




Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....