Ribuan Hektare Tambak Ikan di Jateng Kebanjiran, Kerugian Rp17 Miliar

  • 28 Jan 2026 12:19 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang - Banjir yang melanda sejumlah wilayah Jawa Tengah membuat ribuan hektare tambak ikan gagal panen karena hanyut terbawa arus air. Kerugian sementara para petambak ditaksir menembus Rp17 miliar.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Jawa Tengah, Endi Faiz Effendi mengatakan, laporan kerusakan sementara baru masuk dari Pati dan Pemalang. Data tersebut masih terus bergerak seiring proses pendataan di lapangan.

Di Pati, banyak ikan nila yang seharusnya siap panen justru hilang terbawa banjir. Sementara, di Pemalang, banjir merusak tambak rajungan dan komoditas perikanan lainnya.

Endi menjelaskan, nilai kerugian Rp17 miliar itu baru hitungan sementara dari wilayah Pati. Luas tambak terdampak di daerah tersebut mencapai 1257 hektar yang tersebar di enam kecamatan.

Menurutnya, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyiapkan bantuan benih bagi petambak yang terdampak tersebut. Namun hingga kini, sektor budidaya perikanan memanag diakui belum memiliki skema asuransi gagal panen seperti halnya pada pertanian.

“Kita akan bantu benih. Sementara, asuransi budidaya memang belum ada,” ujarnya. 

Adapun, hingga kini, pendataan kerusakan di Pemalang masih terus dilakukan. Pemerintah Provinsi menunggu laporan lengkap dari kabupaten lain yang juga berpotensi terdampak banjir.

Endi menegaskan, verifikasi lapangan tetap diperlukan agar bantuan tepat sasaran. Pemerintah juga membuka opsi menggunakan anggaran darurat sesuai ketentuan jika kondisi memenuhi syarat bencana.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....