Pemerintah Kucurkan Rp78,5 Miliar untuk Pemulihan Sektor Pertanian

  • 16 Jan 2026 11:27 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Medan - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyampaikan pemerintah pusat bergerak cepat memberikan bantuan senilai total Rp78,5 miliar. Bantuan ini untuk pemulihan sektor pertanian di tiga provinsi, yakni Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

Bantuan tersebut meliputi pupuk, benih, alat dan mesin pertanian (alsintan), hingga kebutuhan pokok masyarakat. Mentan menekankan agar pelaksanaan rehabilitasi menggunakan skema padat karya.

"Saudara-saudara kita yang punya sawah yang bekerja (rehabilitasi), kemudian upahnya dibayar oleh pusat. Kami ingin masyarakat punya lapangan kerja di tengah masa sulit ini," kata Amran pada acara Groundbreaking Rehabilitasi Lahan Sawah Terdampak Bencana secara virtual, dipusatkan di Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Kamis (15/1/2026).

Amran memerintahkan jajarannya untuk tetap berada di lokasi hingga proses pemulihan selesai. Jangan pernah mengosongkan personel di Aceh, Sumut, dan Sumbar.

“Saya tugaskan direktur dan tim untuk standby. Tolong dipercepat, saudara kita butuh uluran tangan segera," ujarnya.

Pada kesempatan itu, Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto memberikan apresiasi atas langkah sigap dan sinergi pemerintah daerah. Menurutnya, upaya tersebut berdampak signifikan terhadap stabilitas nasional dan daerah.

"Pak Mentan melaksanakan hal yang sangat signifikan dalam pemulihan lahan pertanian di Sumatra. Kita apresiasi kegiatan ini, karena akan berdampak positif bagi Indonesia dan juga pemerintah kabupaten. Kita harapkan pemulihan ini berjalan cepat, terutama pada sektor pertanian agar membawa keberkahan bagi masyarakat," kata Bima Arya.

Kegiatan ini menandai dimulainya perbaikan besar-besaran terhadap infrastruktur pertanian yang rusak. Termasuk penyediaan traktor roda empat, rotavator, serta pembangunan kembali jalan usaha tani di wilayah terdampak.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....