Pentingnya Mematuhi Perintah Allah dan Menjauhi Larangan-Nya
- 04 Des 2025 06:26 WIB
- Surabaya
KBRN, Surabaya : Ketua Departemen Humas PW Salimah Jawa Timur, Ustadzah Rachma Ayuningtyas, S.Farm., M.Farm., menegaskan bahwa seorang muslim harus menjadikan ketaatan kepada Allah SWT sebagai prinsip utama dalam menjalani kehidupan. Menurutnya, mematuhi perintah Allah dan menjauhi segala larangan-Nya bukan sekadar kewajiban, tetapi juga jalan menuju ketenangan batin dan keberkahan hidup.
Dalam tausiyahnya Ustadzah Rachma menyampaikan bahwa ketaatan adalah bentuk nyata dari keimanan yang tertanam dalam diri seorang hamba. “Allah sudah memberikan pedoman hidup yang sempurna melalui Al-Qur’an. Ketika kita mengikuti perintah-Nya dan menjauhi apa yang dilarang, maka sejatinya kita sedang melindungi diri sendiri dari kerugian di dunia maupun akhirat,” ucapnya saat berbincang bersama RRI Surabaya dalam program Mutiara Pagi, Kamis, (04/12/2025).
Ustadzah Rachma menjelaskan bahwa banyak ayat Al-Qur’an yang menegaskan tentang kewajiban seorang muslim untuk taat dan tunduk pada aturan Allah SWT. Salah satunya termaktub dalam firman Allah (QS. An-Nisa’ ayat 59) : "Wahai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nabi Muhammad) serta ululamri (pemegang kekuasaan) di antara kamu. Jika kamu berbeda pendapat tentang sesuatu, kembalikanlah kepada Allah (Al-Qur’an) dan Rasul (sunahnya) jika kamu beriman kepada Allah dan hari Akhir. Yang demikian itu lebih baik (bagimu) dan lebih bagus akibatnya (di dunia dan di akhirat)."
Selain itu, Allah SWT juga memperingatkan agar hamba-Nya menjauhi segala bentuk larangan, sebagai bentuk kasih sayang agar manusia tidak terjerumus dalam keburukan. Hal ini ditegaskan dalam ayat (QS. Al-Hasyr ayat 7) : "Apa saja (harta yang diperoleh tanpa peperangan) yang dianugerahkan Allah kepada Rasul-Nya dari penduduk beberapa negeri adalah untuk Allah, Rasul, kerabat (Rasul), anak yatim, orang miskin, dan orang yang dalam perjalanan. (Demikian) agar harta itu tidak hanya beredar di antara orang-orang kaya saja di antara kamu. Apa yang diberikan Rasul kepadamu terimalah. Apa yang dilarangnya bagimu tinggalkanlah. Bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah sangat keras hukuman-Nya."
“Ayat ini menunjukkan betapa pentingnya menjauhi segala larangan Allah dan Rasul. Apa yang dilarang pasti membawa mudarat, meski terkadang manusia tidak dapat memahaminya secara langsung,” ucap Ustadzah Rachma.
Ustadzah Rachma juga menambahkan ketaatan bukan hanya berdampak pada aspek spiritual, tetapi juga membawa ketentraman dalam kehidupan sehari-hari.
“Ketika seseorang menjaga shalatnya, menjaga lisannya, menjauhi maksiat, dan berusaha berada di jalan yang benar, maka Allah akan memberikan ketenangan hati. Inilah salah satu bentuk rahmat-Nya,”katanya
Ustadzah Rachma mengajak masyarakat, khususnya kaum perempuan yang menjadi bagian dari Salimah, untuk terus memperkuat iman dan memperbanyak amal salih. Menurutnya, keluarga yang kokoh dimulai dari individu yang taat kepada Allah.
Ustadzah Rachma menegaskan bahwa menjalankan syariat Islam secara konsisten adalah bentuk rasa syukur atas segala nikmat Allah. Masyarakat diharapkan terus meningkatkan kualitas ketakwaan dan menjadikan ajaran Islam sebagai pedoman hidup dalam segala aspek.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....