119 Ribu Warga Aceh Utara Terdampak Banjir
- 30 Nov 2025 23:56 WIB
- Banda Aceh
KBRN Banda Aceh: Banjir besar yang melanda Kabupaten Aceh Utara sejak 22 November hingga 30 November 2025 menyebabkan dampak kemanusiaan dan kerusakan infrastruktur yang meluas. Juru Bicara Pengendali Komunikasi Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi Aceh, Murthalamuddin, melaporkan bahwa hampir seluruh wilayah kabupaten tersebut kini berada dalam kondisi darurat.
Dalam keterangan resmi yang diterima KBRN pada Minggu (30/11/2025), Murthalamuddin menyebut sebanyak 26 kecamatan di Aceh Utara terdampak banjir. Dampak tersebut menjadikan wilayah pesisir, pedalaman, hingga daerah aliran sungai berada dalam situasi kritis.
“Berdasarkan hasil rekapitulasi laporan bencana banjir di Kabupaten Aceh Utara yang kita terima mulai tanggal 22 hingga 30 November 2025, ada 26 kecamatan yang terdampak,” ujar Murthalamuddin.
Dari data sementara, jumlah warga yang terdampak tercatat mencapai 119.830 jiwa. Sementara itu, 107.305 jiwa di antaranya terpaksa mengungsi ke posko-posko darurat yang didirikan pemerintah daerah dan relawan. Ribuan warga lainnya masih bertahan di rumah masing-masing sambil menunggu bantuan datang.
Murthalamuddin juga menjelaskan bahwa sarana telekomunikasi dan jaringan listrik di sejumlah titik masih belum stabil. Hal tersebut menghambat proses komunikasi dan penyaluran bantuan, terutama di kawasan yang masih tergenang dengan ketinggian air cukup dalam.
Tak hanya itu, bencana banjir juga menyebabkan kerusakan parah pada sejumlah infrastruktur. Tanggul sungai di beberapa titik dilaporkan jebol, jembatan penghubung antardesa putus, serta saluran irigasi mengalami kerusakan berat. Kondisi ini membuat akses transportasi dan distribusi logistik ke sejumlah permukiman terisolir semakin sulit.
Pemerintah Aceh bersama BPBD, TNI, Polri, dan berbagai unsur terkait terus berupaya mempercepat evakuasi warga, memperbaiki akses, dan menstabilkan jaringan telekomunikasi serta listrik.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....