Polres Madiun Lakukan Operasi Zebra Semeru di Dolopo
- 18 Nov 2025 14:14 WIB
- Madiun
KBRN, Madiun: Polres Madiun melaksanakan Operasi Zebra Semeru 2025 di Jalan Raya Ponorogo–Madiun tepatnya depan SMP Negeri 2 Dolopo, Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun, Selasa (18/11/2025). Operasi berlangsung serentak di sejumlah titik seluruh wilayah Jawa Timur hingga 30 November 2025.
Kanit Turjagwali Satlantas Polres Madiun, Ipda Dimas Wahyu Pramono, menyampaikan pihaknya melakukan Operasi Zebra Semeru 2025 bersama tim gabungan. Ipda Dimas menyampaikan operasi ini bertujuan untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas dan mengurangi pelanggaran di jalan raya di Kabupaten Madiun.
"Operasi hari ini kita laksanakan operasi gabungan. Tidak satgas represif ataupun Gakkum, namun demikian kita tetap gabungan dengan satgas preventif maupun preemtif. Gabungan dari Dispenda, Dishub, Polisi Militer Angkatan Darat (POM AD), dan perwakilan lantas yang tersprint Operasi Zebra di Kabupaten Madiun," jelas Ipda Dimas.
"Tujuan dari Operasi Zebra ini yang pertama untuk menekan angka laka lantas di Kabupaten Madiun. Mengingat dari 3 bulan terakhir ada peningkatan kasus laka lantas. Selain itu kita juga melakukan penindakan terkait pelanggaran, selain menekan pelanggaran juga menekan fatalitas laka lantas," lanjutnya.
Ipda Dimas menambahkan operasi dilakukan di dua jalur, selatan dan utara, dengan pemeriksaan menyeluruh namun tetap selektif prioritas. Ia menyampaikan, pengendara roda dua menjadi yang paling banyak diperiksa, dan pelanggaran terbanyak yang ditemukan pada operasi kali ini adalah pengendara tanpa Surat Izin Mengemudi (SIM).
Diketahui, jenis pelanggaran yang menjadi sasaran prioritas operasi ini diantaranya pengemudi menggunakan HP saat berkendara, pengendara tidak memakai helm SNI, pengendara melawan arus, pengendara di bawah umur, pengemudi dalam pengaruh alkohol, pengemudi motor yang berboncengan lebih dari satu orang, pengemudi tidak memakai sabuk pengaman, kendaraan dengan muatan berlebih (ODOL).
Ipda Dimas menyampaikan penindakan dalam Operasi Zebra Semeru 2025, mengutamakan sistem tilang elektronik (ETLE) dengan porsi sekitar 90 persen, sementara 10 persen sisanya dilakukan secara manual. Selain penindakan, petugas juga memberikan teguran kepada.
"Dari kita tetap melakukan tilang manual dan memberikan teguran. Jadi tidak semua pelanggar kita berikan tilang baik tilang manual maupun Briva, tetap kita selektif prioritas adapun juga kita berikan teguran." ujarnya.
Ipda Dimas pun mengimbau masyarakat Kabupaten Madiun agar memastikan kelengkapan diri dan kendaraan sebelum berkendara. Ia berharap operasi ini mampu menurunkan angka kecelakaan dan pelanggaran, sehingga kondisi lalu lintas semakin kondusif menjelang pengamanan Natal dan Tahun Baru 2026. (UF)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....