Operasi Zebra, Polres Kediri Kota Sasar Tujuh Pelanggaran

  • 17 Nov 2025 15:02 WIB
  •  Kediri

KBRN, Kediri: Pada Operasi Zebra Semeru Tahun 2025, Polres Kediri Kota menyasar tujuh pelanggaran. Hal tersebut disampaikan Kapolres Kediri Kota, AKBP Anggi Saputra Ibrahim saat memimpin apel gelar pasukan Operasi Zebra 2025 di halaman Mako Polres Kediri Kota pada Senin (17/11/2025).

AKBP Anggi menyebutkan, sejumlah pelanggaran ini antara lain pengendara tidak menggunakan helm SNI, menggunakan handphone saat berkendara, melawan arus, dan berkendara di bawah umur. Adapula, tidak menggunakan sabuk pengaman, pengendara atau pengemudi dalam pengaruh alkohol, dan berkendara melebihi batas kecepatan.

Selain internal kepolisian, kegiatan ini juga dihadiri oleh jajaran Kodim 0809 Kediri, Sub Denpom V/2-2 Kediri, Satpol PP, dan sejumlah dinas terkait Pemerintah Kota Kediri sebagai wujud sinergitas dalam menjaga kamtibmas serta keselamatan berlalu lintas. Usai memimpin apel, Kapolres Kediri Kota, meninjau langsung kesiapan kendaraan dinas yang akan digunakan petugas selama pelaksanaan Operasi Zebra 2025.

Pengecekan ini dilakukan untuk memastikan seluruh sarana pendukung berada dalam kondisi optimal sehingga mampu menunjang tugas personel di lapangan. "Operasi Zebra 2025 digelar sebagai langkah awal dalam mempersiapkan situasi lalu lintas yang aman menjelang Operasi Lilin 2025 dan berbagai agenda nasional di akhir tahun," katanya.

Melalui operasi ini, ia berharap, dapat tercipta kondisi lalu lintas yang lebih tertib, aman, dan kondusif di wilayah hukum Polres Kediri Kota. "Apel gelar pasukan ini untuk memastikan kesiapan anggota di lapangan selama operasi berlangsung mulai tanggal 17 November hingga 30 November 2025," katanya.

Ia menegaskan, tujuan utama dari operasi ini adalah meningkatkan kepatuhan dan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas, menurunkan angka pelanggaran dan kecelakaan, serta menekan fatalitas korban kecelakaan. Selain itu, Operasi Zebra juga diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan dan citra Polri dalam membangun kepercayaan publik melalui penegakan hukum yang humanis, profesional, dan presisi.

"Dengan operasi ini, kami mengimbau masyarakat agar selalu patuh dan tertib dalam berkendara karena keselamatan adalah prioritas utama," katanya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....