Psikolog Ungkap Alasan Anak Dewasa Sering Marah ke Orang Tua
- 12 Nov 2025 17:32 WIB
- Surabaya
KBRN, Surabaya: Fenomena anak yang menginjak usia dewasa justru lebih mudah marah kepada orang tua, namun tampak ramah kepada orang lain, kini banyak menarik perhatian publik.
Menurut Psikolog Klinis asal Surabaya, Wenika, hal ini bukan sekadar perubahan sikap, tetapi berakar pada pola hubungan awal antara anak dan orang tua atau yang disebut attachment.
“Bersama orang tua, anak merasa aman karena yakin tidak akan ditinggalkan. Maka emosi justru lebih mudah muncul di rumah,” jelas Wenika dalam wawancara bersama Pro1 RRI Surabaya, Rabu (12/11/2025).
Sebaliknya, saat berinteraksi dengan orang lain, anak cenderung berhati-hati agar tidak merusak hubungan sosialnya.
Ia menambahkan, banyak orang tua belum memahami kebutuhan emosional anak yang sudah dewasa. “Sering kali orang tua justru mengkritik, menggurui, atau membandingkan dengan orang lain. Itu membuat anak merasa tidak didengar, dan akhirnya meluapkan kemarahan,” ungkapnya.
Selain itu, luka batin masa kecil juga bisa menjadi penyebab utama. Anak yang dulu sering diabaikan atau dikritik, katanya, membawa luka emosional hingga dewasa.
“Saat berinteraksi dengan orang tua, luka lama ini bisa terpicu kembali dan memunculkan reaksi marah yang lebih besar,” kata Wenika.
Perbedaan ekspektasi turut memperburuk keadaan. Anak berharap orang tua dapat memahami dan menerima dirinya apa adanya, namun ketika hal itu tidak terjadi, rasa kecewa sering kali diekspresikan melalui kemarahan.
Di sisi lain, banyak orang tua masih memperlakukan anaknya seperti anak kecil, padahal ia sudah dewasa.
“Di luar rumah, anak diperlakukan sebagai orang dewasa yang bebas mengekspresikan diri. Tapi di rumah, ia merasa terkungkung oleh pola lama,” tuturnya.
Menurut Wenika, kunci memperbaiki hubungan orang tua dan anak bukan hanya kesabaran, tetapi kemampuan untuk saling mendengar. “Anak dan orang tua perlu belajar memahami dan menghormati satu sama lain. Memberi ruang bagi anak untuk menjadi dirinya sendiri adalah bentuk kasih sayang yang sesungguhnya,” katanya mengakhiri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....