Roster Beton Karya WBP Lapas Baubau Diminati Masyarakat
- 02 Nov 2025 11:20 WIB
- Baubau
KBRN, Baubau: Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Baubau terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).
Salah satu hasil nyata dari upaya tersebut terlihat melalui berkembangnya produksi roster beton, yang kini menjadi produk unggulan karya WBP dan semakin diminati oleh masyarakat.
Produk roster beton hasil program pembinaan kerja ini tidak hanya dipesan oleh masyarakat sekitar lingkungan Lapas, tetapi juga oleh berbagai kalangan di Kota Baubau. Tingginya antusiasme dan kepercayaan masyarakat menjadi bukti nyata keberhasilan pembinaan kemandirian di Lapas Baubau dalam menciptakan produk bernilai ekonomis dan berkualitas.
Kepala Lapas Kelas IIA Baubau, Tubagus M. Chaidir, menjelaskan bahwa keberhasilan pemasaran produk unggulan ini merupakan bagian dari tindak lanjut 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, khususnya poin ketiga yang menekankan pada penguatan dan peningkatan pendayagunaan warga binaan untuk menghasilkan produk UMKM.
“Keberhasilan pemasaran roster beton ini menunjukkan bahwa warga binaan mampu berkarya dan menghasilkan produk yang kompetitif. Ini adalah bukti nyata bahwa pembinaan bukan hanya teori, tetapi memberikan hasil konkret bagi masyarakat dan bagi WBP itu sendiri,”ujarnya, Sabtu (1/10/2025).
Lebih lanjut, Kalapas menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari strategi Lapas Baubau dalam mendorong produktivitas warga binaan agar siap kembali ke masyarakat dan berdaya guna setelah menjalani masa pidana.
Program pemberdayaan WBP ini juga merupakan implementasi arahan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Tenggara untuk memperkuat pembinaan berbasis keterampilan dan mendorong kemandirian ekonomi warga binaan.
Kepala Seksi Kegiatan Kerja, Safaruddin, menambahkan bahwa pembinaan kerja tidak hanya berfokus pada peningkatan keterampilan teknis, tetapi juga pada pembentukan etos kerja, kedisiplinan, dan tanggung jawab.
"Kami terus memastikan pelaksanaan pembinaan berjalan terarah, profesional, dan berkelanjutan. Hal ini juga menjadi bentuk dukungan kami terhadap Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan,”ujarnya.
Produksi roster beton di Lapas Baubau dilakukan secara terukur dan berjenjang, mulai dari pelatihan dasar hingga proses produksi dengan pengawasan petugas pembinaan. Selain melatih keterampilan teknis, kegiatan ini juga menanamkan nilai-nilai kerja sama dan tanggung jawab pada warga binaan.
Keberhasilan ini tidak terlepas dari dukungan Direktorat Pembinaan Narapidana dan Anak Binaan melalui Kelompok Kerja Kegiatan Kerja, yang terus mendorong optimalisasi program produksi serta pemberdayaan ekonomi narapidana di seluruh UPT Lapas dan Rutan.
Dengan pendampingan dan supervisi berkelanjutan dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, pembinaan kemandirian di Lapas Baubau kini semakin terstruktur, terukur, dan berdaya hasil.
Lapas Baubau optimis, keberhasilan ini akan menjadi langkah strategis menuju Pemasyarakatan yang PRIMA, sekaligus membuka peluang bagi warga binaan untuk berkarya, berdaya, dan berprestasi di masa depan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....