Peringatan Pertempuran Lima Hari Semarang Akan Tampil Beda
- 13 Okt 2025 14:19 WIB
- Semarang
KBRN, Semarang: Peringatan Pertempuran Lima Hari di Semarang (PPLHS) tahun 2025 bakal tampil lebih semarak dan spektakuler. Tahun ini, Pemerintah Kota Semarang menyiapkan kemasan acara yang lebih interaktif dengan kolaborasi tarian, orkestra, hingga pertunjukan kembang api.
PPLHS 2025 akan dilaksanakan di kawasan Tugu Muda dan Museum Mandala Bhakti, pada Selasa (14/10/2025) mulai pukul 18.00 WIB. Di tahun-tahun sebelumnya, peringatan ini biasanya selalu menghadirkan upacara dan teatrikal sejarah.
Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial Dinas Sosial Kota Semarang, Puspita Rini mengatakan, konsep baru ini merupakan arahan Wali Kota Semarang. PPLHS bukan hanya kegiatan seremonial, melainkan juga pertunjukan budaya yang mampu menggugah semangat kebangsaan.
“Tidak hanya teatrikal perjuangan, tetapi juga kolaborasi seni berupa tari dan musik orkestra agar lebih hidup dan menghibur. Kami ingin semangat heroik itu terasa dan dinikmati masyarakat luas,” ujarnya, Senin(13/10/2025).
Puspita menambahkan, kegiatan ini melibatkan lebih dari 1.900 peserta. Para peserta terdiri dari unsur TNI, Polri, Pramuka, Tagana, Karang Taruna, pelajar SMA/SMK, serta berbagai komunitas seni.
Rangkaian acara diperkuat dengan kerja sama lintas dinas, antara lain Dinas Arsip dan Perpustakaan (Arpus) yang menggelar workshop kupas sejarah, pameran arsip, Bunda Literasi berpuisi, serta pemutaran film heroik. Sementara, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) akan menghadirkan keroncong kemerdekaan.
“Selain memperingati jasa para pahlawan, kegiatan ini juga menjadi media edukasi sejarah dan ruang ekspresi bagi masyarakat. Kami ingin generasi muda tahu, perjuangan mempertahankan kemerdekaan juga terjadi di Semarang,” jelas Puspita.
Pertunjukan utama akan ditutup dengan teatrikal perjuangan kolosal oleh komunitas Teater Pitulas, yang menampilkan adegan heroik pertempuran di sekitar Tugu Muda pada 1945. Iringan orkestra dan tarian kolaboratif akan memperkuat emosi penonton, ditutup dengan pertunjukan kembang api sebagai simbol semangat perjuangan yang terus menyala.
Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang juga telah menyiapkan rekayasa lalu lintas pada Senin(13/10/2025) saat gladi bersih dan Selasa(14/10/2025) saat pelaksanaan, yang diumumkan melalui akun @dishubkotasmg. Penutupan jalan dilakukan mulai pukul 17.00 WIB hingga selesai di sejumlah titik utama seperti Jalan Mgr. Soegijopranoto, Jalan Dr. Soetomo, Jalan Pandanaran, dan Jalan Pemuda.
Dishub menyiapkan beberapa titik parkir resmi bagi masyarakat yang ingin menyaksikan rangkaian acara, yakni di Pasar Bulu, Kampus Udinus, Gereja Katedral, dan ruko di kawasan Jalan Pandanaran. Pemerintah Kota Semarang juga mengimbau masyarakat untuk mematuhi arahan petugas di lapangan dan menjaga ketertiban selama acara berlangsung.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....