Silak Dance Juarai Indonesia Menari di Semarang

  • 13 Okt 2025 00:57 WIB
  •  Semarang

KBRN, Semarang: Juara Satu peserta Indonesia Menari 2025 Kota Semarang, Dwi Nusa Aji Winarno dari komunitas Silak Dance Crew mengaku sangat senang dengan adanya event Indonesia Menari 2025. Acara ini dilaksanakan di The Park Mall Kota Semarang, Minggu (12/10/2025).

Untuk mengikuti ajang ini, Aji dan timnya melakukan persiapan sebulan penuh khusus untuk mengikuti acara menari tahunan tersebut. Mulai dari persiapan kostum yang menarik hingga berlatih koreografi tari yang mengkombinasikan unsur tradisional dan modern.

"Untuk kostumnya kita mengambil dari skena anak - anak muda yang suka fashion. Dari skena konsep chill di kafe dipadukan dengan batik Jogja dan trend fashion saat ini," katanya, kepada pers usai acara.

Baca juga: Indonesia Menari 2025, Ribuan Peserta #MENARIDIMALL Serentak

Lebih jauh Aji berharap, ke depannya bisa diperbanyak lagi event - event tari seperti ini. Sehingga anak - anak muda yang menggeluti kesenian tari bisa punya wadah dan kesempatan untuk mengembangkan diri.

"Kami baru pertama kali ini ikut event ini, antusiasnya excited sekali dan ke depan semoga semakin ditambah lagi event seperti ini agar anak muda Gen Z bisa mencintai budaya nusantara ini. Apalagi ini tariannya berangkat dari mozaik nusantara yang mengambil budaya per daerah, konsepnya nge-blend street dance dengan mengusung konsep nusantara," katanya.

Sementara itu, Juri utama Indonesia Menari 2025 Kota Semarang, Rosmala Sari Dewi, mengaku sangat senang dengan adanya Indonesia Menari 2025. Kegiatan ini menjadi salah satu pergaulan untuk menjaga budaya yang bisa hidup berdampingan dengan peradaban hari ini.

"Acara ini salah satu cara yang menjadi penjaga budaya kita, anak - anak mudanya ini sangat ekspresif dan kreatif. Kemudian konfigurasinya bagus sekali, narinya kompak dan cantik," ungkap koreografer professional dan penari tradisional Indonesia ini.

Lebih jauh Rosmala mengatakan, dengan perkembangan digital saat ini ditambah medsos, jadi memberikan wadah bagi anak - anak muda untuk mendapatkan rezeki melalui tari. Mereka bisa memperkenalkan tarian tradisional dari berbagai daerah nusantara ini ke ranah digital.

Dengan acara #Menaridimall yang digagas Indonesia Kaya, lanjutnya, para pecinta tari ini bisa berinteraksi secara emosional. Hal ini menjadi salah satu tujuan yang bisa ditingkatkan untuk menjaga budaya. 

“Antusiasnya sangat tinggi, saya mengamati anak - anak muda di Instagram, TikTok, serta medsos. Itu sangat mempengaruhi anak - anak lainnya belajar menari secara tradisional dan online serta bisa dilakukan di ruang terbuka," katanya.

Direktur Utama The Park Semarang, Teges Prita Soraya, mengatakan, pihaknya sangat terbuka dengan segala event kegiatan yang bisa mendukung seni, budaya, wisata, dan bahkan olah raga. “Dalam kalender kami setahun ada event kesenian seperti ini tari - tarian, kita juga jadi tempat perlombaan Barongsai, kegiatan budaya lain juga banyak, dan event olahraga," katanya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....