Tak Sekadar Motif, Batik Kaya Sejarah dan Makna
- 03 Okt 2025 08:31 WIB
- Semarang
KBRN, Semarang: Batik adalah budaya bangsa yang kaya akan sejarah dan makna. Namun, banyak orang awam yang hanya mengenal batik sebagai motif warna pada baju, tanpa memahami proses dan makna di baliknya.
Pemilik AISY Batik Semarang, Muri menjelaskan, membatik sejatinya adalah proses pembuatan kain dengan menggunakan malam lilin panas. Kemudian, diimplementasikan dalam lembaran kain berpola.
"Dikatakan batik itu proses malam lilin yang panas dalam lembaran kain berpola. Oleh karena itu, batik printing tidak dapat disebut sebagai batik sejati, karena tidak melalui proses yang sama,” katanya dalam dialog interaktif di Pro 1 RRI Semarang, Jumat (3/10/2025) pagi.
Batik memiliki sejarah yang panjang, bermula dari zaman kerajaan di Indonesia. Pada saat itu, batik digunakan sebagai simbol strata sosial dengan motif-motif tertentu yang hanya boleh digunakan oleh raja-raja.
Seiring waktu, batik berkembang dan menjadi bagian dari budaya bangsa. Dengan setiap daerah memiliki motif dan gaya batik yang unik.
Muri menekankan, batik memiliki peran penting sebagai perekat komunitas budaya bangsa. “Dengan memahami sejarah dan pengertian batik yang sebenarnya, kita dapat menghargai budaya batik Indonesia,” katanya.
Memperingati Hari Batik Nasional setiap 2 Oktober, Muri juga berharap masyarakat dapat melestarikan budaya batik Indonesia. “Mari turut serta melestarikan tradisi ini untuk generasi mendatang,” katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....