ASI Eksklusif vs Susu Formula, Kenali Perbedaan dan Manfaatnya
- 22 Sep 2025 13:00 WIB
- Surabaya
KBRN, Surabaya: Frekuensi anak bayi untuk buang air kecil berbeda-beda. Pada usia balita, biasanya mengalami frekuensi pipis yang cukup sering, dari 6 hingga 8 kali dalam sehari dan hal tersebut masih dalam taraf normal. Tapi tahukah anda ternyata anak yang minum Air Susu Ibu (ASI) jarang buang air kecil (BAK) dibandingkan dengan yang minum susu formula. Hal tersebut dinilai wajar atau normal dikarenakan ASI terserap secara maksimal didalam tubuh bayi sehingga urine yang dikeluarkan lebih sedikit.
Selain itu ASI memiliki komposisi yang berbeda dengan susu formula, dimana nutrisi ASI lebih mudah dicerna dan diserap secara optimal oleh tubuh bayi sehingga jumlah cairan yang dikeluarkan dalam bentuk urine dan feses lebih sedikit. Seluruh kandungan dalam ASI seperti lemak, karbohidrat, protein, vitamin dan mineral terserap dengan baik oleh tubuh bayi sehingga hanya sedikit zat sisa metabolisme yang dikeluarkan melalui urine. Itulah sebabnya bayi yang mengonsumsi ASI lebih jarang pipis.
Sedangkan anak yang mengonsumsi susu formula lebih sering buang air kecil dikarenakan komposisi susu formula berbeda dengan ASI dan sering kali lebih sulit dicerna sehingga ada lebih banyak sisa nutrisi yang perlu dikeluarkan oleh tubuh melalui feses dan urine, sehingga bayi formula cenderung lebih sering pipis.
Terlepas dari hal tersebut, ASI merupakan pilihan terbaik untuk bayi karena ASI mengandung antibodi, imunoglobulin (sejenis protein yang diproduksi oleh sel darah putih untuk melindungi tubuh dari ancaman virus, bakteri, dan zat berbahaya) dan zat bioaktif yang melindungi bayi dari infeksi dan penyakit, serta mendukung perkembangan otak dan sistem kekebalan tubuh. ASI juga mengandung nutrisi esensial yang sesuai dengan kebutuhan bayi dan lebih mudah diserap oleh pencernaan bayi, serta memperkuat ikatan emosional antara ibu dan bayi.
Namun ASI Kapan Susu Formula Menjadi Pilihan..? Susu formula bisa menjadi alternatif yang baik ketika ASI tidak bisa diberikan karena alasan medis ibu atau bayi, ibu dengan kondisi kesehatan tertentu sehingga tidak memungkinkan untuk pemberian ASI seperti kanker atau infeksi virus yang membahayakan, dan ibu yang tidak bisa menyusui secara eksklusif, susu formula dapat menjadi pelengkap atau sebagai pengganti ASI.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....