Kota Semarang Boyong Penghargaan Bidang Transformasi Digital Pemerintahan

  • 20 Sep 2025 22:53 WIB
  •  Semarang

KBRN, Semarang: Pemkot Semarang kembali menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan transformasi digital. Hal itu dibuktikan dengan meraih penghargaan “Gadjah Mada Digital Transformation Governance Index Award 2025” (GM-DTGI Award 2025) sebagai pemerintah kota terbaik pertama dalam kategori kabupaten/kota se-Indonesia.

Penghargaan tersebut diterima oleh Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kota Semarang, Soenarto, mewakili Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng. Penghargaan diserahkan oleh Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi), Nezar Patria, di sela-sela Seminar Nasional GM-DTGI Tahun 2025 di Auditorium Sukadji Ranuwihardjo FEB UGM, Yogyakarta, Kamis (18/9/2025) lalu.

Ini merupakan kali kedua berturut-turut setelah sebelumnya juga menerima penghargaan yang sama pada 2024. "Prestasi GM-DTGI Award 2025 yang diterima ini tidak sekadar menjadi pengakuan atas komitmen Pemkot Semarang, melainkan juga menjadi penanda bahwa kami sudah berada di jalur yang tepat," ujar Agustina dalam keterangan tertulis, Sabtu (20/9/2025).

Ia menambahkan, penghargaan tersebut menjadi motivasi Pemkot Semarang untuk makin memperkuat transformasi digital dalam penyelenggaraan pemerintahan. Pelayanan publik digital akan terus dikembangkan yang didukung dengan penguatan infrastruktur digital, termasuk mengoptimalkan pengelolaan big data.

Hal ini akan memudahkan masyarakat mengakses layanan yang dibutuhkan serta diharapkan mampu mendorong terciptanya tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, efisien, dan responsif. Dengan demikian, kebijakan publik dapat lebih tepat sasaran.

"Saya meyakini, hal ini akan meningkatkan transparansi, akuntabilitas, sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Pemkot Semarang,” katanya. Di sisi lain, Ketua Peneliti GM-DTGI, Profesor Syaiful Ali mengatakan, tujuh pilar tersebut mencakup 50 indikator penilaian, meliputi tata kelola dan kepemimpinan, serta keamanan siber dan privasi.

Selain itu, juga desain platform berpusat pada pengguna, peraturan dan kebijakan, reformasi administrasi publik dan manajemen perubahan, tata kelola data, serta ekosistem digital. Menurutnya, penghargaan ini sejalan dengan visi Indonesia Digital 2045 dan menjadi bagian dari upaya pemerintah pusat untuk mendorong transformasi digital di tingkat daerah.

Dia berharap GM-DTGI menjadi acuan yang kredibel sekaligus dinamis dalam menghadapi perkembangan digital yang begitu cepat. Selain itu, juga memacu semangat daerah untuk terus meningkatkan tata kelola transformasi digital demi mewujudkan pelayanan publik yang makin baik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....