FKUB Kaimana Gelar Moderasi Beragama Perspektif Hukum

  • 21 Agt 2025 11:21 WIB
  •  Kaimana

KBRN,Kaimana : Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Kaimana menggelar kegiatan Moderisasi Beragama dalam Pandangan Hukum serta Penerapan dalam Kehidupan Umat Beragama. Acara tersebut berlangsung di Rumah Makan Melia, Jalan Utarum, Kaki Air Kecil, Kabupaten Kaimana, Papua Barat, Kamis (21/8/2025).

Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Bupati Kaimana, Isak Waryensi, Kepala Kantor Kementerian Agama Kaimana, Mustafa Musa Buatan, Ketua FKUB Kaimana, Pdt. Daniel Emola, para tokoh lintas agama dari Kristen Protestan, Katolik, Islam, Hindu, dan Budha, serta Ketua BKPRMI Kaimana, Slamet Lawai.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Kaimana, Isak Waryensi, menyampaikan apresiasinya kepada FKUB yang telah menyelenggarakan kegiatan tersebut sebagai upaya menjaga dan memperkuat toleransi antarumat beragama di wilayah Kabupaten Kaimana.

Wakil Bupati Kaimana Isaka Waryensi Berdiri Tengah mengunakan baju batik Kuning, di apit oleh Kepala Kantor Kementrian Agama Kaimana Mustafa Musa Buatan, Ketua MUI Kaimana KH. M. Zein Farisa baju hijau dan Ketua FKUB Kaimana, Pdt. Daniel Emola (Foto Dok : RRI / Lucky.Muray )

“Saya berharap bapak, ibu para tokoh lintas agama, tokoh masyarakat, maupun semua organisasi yang ada di Kabupaten Kaimana, agar bersama-sama menjaga daerah ini. Kita bisa berkolaborasi menjaga toleransi antarumat beragama sesuai pesan dan amanat leluhur kita. Kaimana ini adalah rumah kita bersama, maka kita harus menjaganya dengan baik sesuai norma religius dan semangat bertoleransi, sehingga Kaimana bisa maju dengan damai,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua FKUB Kaimana, Pdt. Daniel Emola, menekankan bahwa moderasi beragama merupakan salah satu kunci penting dalam memperkuat persatuan bangsa di tengah keberagaman. Menurutnya, perbedaan agama dan keyakinan harus dipandang sebagai kekayaan, bukan perpecahan.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kaimana, Mustafa Musa Buatan, juga menambahkan bahwa peran FKUB dan tokoh agama sangat strategis dalam menjaga kerukunan. “Melalui kegiatan ini kita bisa memperkuat sinergi agar pesan toleransi tidak hanya sebatas wacana, melainkan nyata dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Kegiatan yang diisi dengan diskusi interaktif ini diharapkan dapat menjadi ruang dialog bersama untuk memperkokoh komitmen kebersamaan, memperkuat toleransi, serta membangun Kabupaten Kaimana yang damai dan harmonis.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....