Kompetisi Math City Map Diikuti 500 Siswa
- 09 Agt 2025 21:47 WIB
- Semarang
KBRN, Semarang: Matemardika Trails Competition Kompetisi Numerasi Berbasis Aplikasi Мath Сity Мар(МСМ) digelar di Bumi Perkemahan Jatirejo, Gunungpati, Sabtu - Minggu (9-10/8/2025). Kompetisi yang diselenggarakan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Semarang ini diikuti 500 siswa dari 62 SMP dan 82 SD.
Acara tersebut dibuka Wakil Wali Kota Semarang Iswar Aminuddin yang sebelumnya juga membuka Jambore Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) di tempat yang sama. "Jadi saya membuka kegiatan jambore Satlinmas yang digelar Satpol PP dan Math City Map yang digelar Dinas Pendidikan Kota Semarang," katanya, Sabtu (9/8/2025).
Iswar mengatakan, Jambore Satlinmas adalah sarana pelatihan untuk melatih kekompakan Satlinmas yang dimiliki Kota Semarang. "Satlinmas diharapkan mampu meningkatkan kemampuan perlindungan kepada masyarakat," ucapnya.
Math City Map merupakan lomba untuk melatih kecerdasan numerasi serta keceedasan logika dalam penyelesaian masalah. Peserta Math City Map datang dari sekolah SD dan SMP se-Kota Semarang.
"Math City Map adalah sebuah pendekatan pembelajaran matematika berbasis lokasi, di mana peserta menyelesaikan soal-soal matematika di berbagai titik dalam suatu area kota atau lingkungan," katanya. Math City Map mampu melatih kerja sama tim dengan pendekatan matematika dan logika.
Selain itu, para peserta yang merupakan siswa SD dan SMP mampu menyelesaikan masalah dengan kerja sama yang baik. "Kerja sama yang baik itu pasti akan memicu kreatifitas lalu setiap peserta mampu membuat karya yang besar," ucapnya.
Menurut dia, Math City Map juga melatih menyatukan pikiran para peserta yang pasti berbeda-beda untuk menyelesaikan masalah. "Peserta bisa berlatih berdialog secara logis dan matematis lalu menyatukan rasa demi mencapai tujuan bersama," tandasnya.
Sementara itu, Kepala Disdik Kota Semarang Bambang Pramusinto mengatakan, turnamen Math City Map tahun ini adalah turnamen yang ke- 4. "Teknis lombanya mereka berpetualang lalu kita beri soal dan tantangan di setiap titik-titik, lalu mereka menyelesaikannya," ucapnya.
Ia mengatakan, lomba ini tujuannya melatih literasi dan numerasi. Para siswa berlatih menjawab soal, menyelesaikan masalah, dan memaknai kerja sama tim.
Kegiatan tersebut juga didukung oleh Dinas Arsip & Perpustakaan dengan menghadirkan perpustakaan keliling. "Persoalan dan permasalahan yang diberikan itu cenderung matematika karena tujuan utamanya melatih numerasi," katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....