Semangat Disabilitas: Berkarya Lewat Sablon, Tas, dan Kaos

  • 28 Jun 2025 12:11 WIB
  •  Surabaya

KBRN, Surabaya: Keterbatasan fisik atau mental bukanlah penghalang untuk berkarya. Hal itu dibuktikan oleh Muhammad Erza Al Rasyid, seorang penyandang retardasi mental yang kini aktif membuat sablon, tas, dan kaos dengan penuh semangat. Di balik perjuangannya, ada dukungan besar dari sang ibu, Herawati, yang selalu memberi motivasi dan pendampingan tanpa lelah.

Dalam program Dialog Surabaya Siang Ini, Sabtu (28/6/2025), Erza mengaku ia saat ini tengah belajar sablon di Rumah Anak Prestasi Surabaya. Dengan pola yang teratur dan warna yang cerah, hasil karya Erza juga patut diapresiasi. Erza mengaku senang belajar sablon, karena di Rumah Anak Prestasi, dia menemukan banyak teman, sehingga ia bisa berinteraksi.

"Saya senang belajar di Rumah Anak Prestasi, karena banyak temannya dan diajari sablon," ujar Erza.

Sementara, Herawati, Ibunda Erza menjelaskan bahwa anaknya belajar sablon di Rumah Anak Prestasi (RAP) Surabaya, bersama dengan anak-anak disabilitas lainnya. "Jadi saya mengenal Rumah Anak Prestasi sejak tahun 2022, saat ini sudah 3 tahun. Di sana, Erza diajarkan membuat sablon, mulai dari kaos dan tas Tote bag. Ini sebagai bekal dia bisa memiliki kemampuan," ujarnya.

Menurut Herawati, kegiatan ini tidak hanya mengasah motorik dan kreativitas Erza, tapi juga meningkatkan rasa percaya dirinya. Ia mengaku sempat khawatir masa depan anaknya akan terhambat oleh keterbatasan. Namun kenyataan membuktikan sebaliknya.

"Kita seringkali memandang sebelah mata anak-anak disabilitas. Padahal mereka punya potensi luar biasa jika diberi ruang dan kesempatan," katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....