Tanah Longsor Dominasi Bencana Alam di Indonesia

  • 15 Mei 2025 17:05 WIB
  •  Surabaya

KBRN, Surabaya: Bencana tanah longsor mendominasi peristiwa bencana alam yang terjadi di Indonesia. Dalam kurun waktu tahun 2018 sampai Tahun 2022, tercatat bencana tanah longsor yang terjadi di Indonesia mendominasi bencana alam sampai 40%. Seperti yang disampaikan Trihanyndio Rendy Satrya, ST., MT., dosen departemen teknik sipil dan peneliti pusat mitigasi kebencanaan dan perubahan iklim Institut Teknologi Sepuluh Nopember ITS, Rabu (14/5/2025).

Dr. Trihanyndio Rendy Satrya, mencontohkan bencana alam tanah longsor yang terjadi di Lumajang Jawa Timur, sebagai dampak aktifitas penambangan pasir dan menyebabkan 3 orang meninggal dunia. "Bencana longsor, merupakan bencana yang juga dibilang dominan, di dalam peristiwa bencana alam di Indonesia. Yakni sekitar 20 sampai 40%, dari total bencana alam yang terjadi di Indonesia," ucapnya.

"Nah, kalau kita lihat history di beberapa tahun belakangan ini, atau mungkin bisa ambil di satu tahun terakhir, di tahun 2024-2025. Kita sudah bisa lihat di bulan Juni tahun 2024, atau 1 tahun yang lalu, di areal tambang pasir di Kabupaten Lumajang Jawa Timur ini, menyebabkan korban tiga orang meninggal dunia."

Dari data yang dihimpun Trihanyndio Rendy Satrya, pada tahun 2018 sebanyak 3.357 bencana terjadi di Indonesia pada tahun 2019 sebanyak 3.814 bencana terjadi di Indonesia, 715 diantaranya berupa tanah longsor.

Pada tahun 2020, sebanyak 4650 bencana alam terjadi di Indonesia, 1054 diantaranya terjadi tanah longsor. Pada tahun 2021, sebanyak 5402 bencana alam terjadi, 1321 diantaranya berupa tanah longsor. Dan pada tahun 2022 sebanyak 3.410 bencana terjadi di Indonesia, 623 diantaranya berupa tanah longsor.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....