Doa, Obat Mujarab Menurut Kajian Islam

  • 01 Mei 2025 08:32 WIB
  •  Surabaya

KBRN, Surabaya: Dalam kajian Islam, doa bukan hanya merupakan bentuk penghambaan dan komunikasi antara hamba dengan Sang Khalik, tetapi juga diyakini sebagai obat yang paling mujarab dalam menghadapi berbagai persoalan hidup, baik fisik maupun batin. Hal ini ditegaskan dalam berbagai ayat Al-Qur'an, dan hadis Nabi Muhammad SAW, serta pandangan para ulama besar, salah satunya Ibnu Qayyim al-Jauziyah.

Menurut Ustazah Rachma Ayuningtyas, Ketua Departemen Humas, PW Salimah Jatim, atau yang akrab di sapa Yuyun, dalam keadaan apapun dalam hidup, umat muslim diharapkan bisa menjadikan doa sebagai dasar kehidupan saat baik dan susah. Ulama besar Ibnu Qayyim Al-Jauziyah dalam karya monumental nya Zad al-Ma’ad menulis: “Doa adalah sebab paling bermanfaat untuk menolak hal-hal yang tidak disukai dan memperoleh hal-hal yang dicintai. Doa adalah senjata bagi orang beriman.”

"doa itu kan senjata orang Islam ya saat kondisi kita baik atau tidak baik saat sehat atau sakit apapun doa harus jadi dasar kehidupan kita seperti yang disampaikan oleh Ulama besar Ibnu Qayyim Al-Jauziyah bahwa Doa adalah sebab paling bermanfaat untuk menolak hal-hal yang tidak disukai dan senjata orang islam," ucapnya, saat memberikan tausiyah dalam program Mutiara Pagi, Pro1 RRI Surabaya, Kamis (1/5/2025).

Ia juga menjelaskan bahwa tidak ada yang dapat menolak takdir kecuali doa, dan bahwa doa mampu menjadi obat yang lebih manjur daripada berbagai pengobatan fisik, terutama ketika dipanjatkan dengan keyakinan dan kesungguhan. Al-Qur’an mengajarkan bahwa Allah SWT sangat dekat dengan hamba-Nya yang berdoa.

Dalam Surah Al-Baqarah ayat 186, Allah berfirman: "Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), sesungguhnya Aku dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia berdoa kepada-Ku....

"Ayat ini menegaskan bahwa doa merupakan sarana langsung untuk meraih pertolongan dan kasih sayang Allah. Doa itu bukan hanya bentuk kepasrahan, tapi juga ikhtiar ruhani yang luar biasa. Dalam banyak kasus, kami menyaksikan bagaimana kekuatan doa menguatkan para ibu, mengubah kondisi keluarga, bahkan menyembuhkan yang sakit ketika medis tak lagi mampu. Doa adalah obat hati, pelipur lara, sekaligus pintu solusi yang nyata,” ujarnya.

Ustazah Yuyun juga mengajak masyarakat Muslim, untuk memperkuat hubungan dengan Allah melalui doa-doa yang rutin dan penuh harap. Dalam menghadapi ujian hidup, seorang Muslim tidak hanya mengandalkan usaha lahiriah semata, melainkan juga perlu bersandar kepada Allah melalui doa.

Dalam dunia yang semakin kompleks, kekuatan spiritual melalui doa menjadi penyeimbang dan penguat hati yang sangat penting. “Doa adalah tempat bergantung terbaik. Ketika semua pintu terasa tertutup, doa adalah jalan cahaya. Doa juga kekuatan spiritual yang sangat besar, bahkan disebut sebagai "senjata" yang menandakan fungsinya sebagai pelindung dan penyembuh dari berbagai musibah dan penyakit, baik lahir maupun batin," ujarnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....