Surplus Beras, Pringsewu Jadi Pusat Penggilingan Padi
- 17 Mar 2025 13:35 WIB
- Bandar Lampung
KBRN, Pringsewu: Kabupaten Pringsewu terus memperkuat posisinya sebagai salah satu daerah penopang swasembada pangan di Provinsi Lampung. Dengan luas panen padi mencapai 26.589 hektare pada 2024 dan produksi 153.487 ton gabah atau setara 97.952 ton beras, Pringsewu mengalami surplus beras hingga 65.842 ton.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pringsewu, Siti Litawati, menyebut bahwa kebutuhan konsumsi beras masyarakat Pringsewu hanya sekitar 32.110 ton per tahun.
"Artinya, produksi beras kita jauh melebihi kebutuhan lokal dan dapat menyuplai daerah lain," katanya.
Keunggulan Pringsewu juga terletak pada industri penggilingan padinya. Terdapat sekitar 30 penggilingan besar yang tidak hanya mengolah gabah lokal, tetapi juga gabah dari daerah lain seperti Mesuji, Tulangbawang, hingga Belitang, Sumatera Selatan.
Kepala Perum Bulog Kanwil Lampung, Nurman Susilo, menegaskan bahwa Bulog siap menyerap hasil panen petani Pringsewu tanpa batasan jumlah. Saat ini, Bulog telah bermitra dengan 11 penggilingan padi di wilayah tersebut.
"Pringsewu menjadi salah satu sentra penggilingan terbesar di Lampung, selain Metro, Lampung Tengah, dan Lampung Timur. Kami berharap produksi tahun ini meningkat sehingga penyerapan oleh Bulog bisa lebih maksimal," ujarnya.
Dengan keunggulan dalam produksi dan pengolahan beras, Pringsewu diharapkan terus berkontribusi dalam menjaga stabilitas pangan nasional. Pemerintah pun berkomitmen memperkuat dukungan bagi petani agar produksi tetap optimal.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....