218 Calon PPS Kota Madiun Jalani Tes Wawancara
- 16 Jan 2023 13:47 WIB
- Madiun
KBRN, Madiun : Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Madiun menggelar tes wawancara bagi calon panitia pemungutan suara (PPS) Pemilu 2024. Tes diikuti 218 peserta, berlangsung di gedung diklat selama dua hari, Minggu (15/1/2023) dan Senin (16/1/2023).
Ketua KPU Kota Madiun, Wisnu Wardhana mengatakan, 218 peserta yang mengukuti tes wawancara tersebar dari 27 kelurahan se Kota Madiun. Mereka sebelumnya dinyatakan lolos tes tulis berbasis CAT yang dilaksanakan di SMKN 1 Kota Madiun beberapa waktu lalu.
Di sesi wawancara ini, setiap peserta diberikan waktu 10 menit. Adapun materi wawancara di antaranya terkait kompetensi kepemiluan, komitmen, integritas, riwayat pernah tidaknya menjadi penyelenggara pemilu serta rekam jejak apakah yang bersangkutan menjadi bagian partai politik atau tidak. Termasuk para peserta juga dihadapkan dengan laptop untuk mengetahui kemampuan mengoperasikan IT.
Tes : Seorang calon PPS mengikuti tes wawancara yang digelar KPU Kota Madiun.
“Kita dalam bertugas ini kan memang KPU menggunakan sarana IT yang cukup intens ya, paling tidak pengetahuan komputer yang standar seperti excel mereka harus kuasai. Kemudian mereka juga kami inginkan punya kemampuan untuk komunikasi dan punya kompetensi lain yang memang dibutuhkan untuk kepemiluan,” ujarnya, Senin (16/1/2023).
Nantinya, dari 218 itu, akan di ambil 81 orang untuk menjadi anggota PPS, atau tiga orang di masing-masing kelurahan. Usai tes wawancara, tahapan berikutnya KPU akan mengumumkan peserta yang lolos seleksi. Sementara pelantikan anggota PPS dijadwalkan berlangsung pada 24 Januari mendatang. Mereka diharapkan memiliki komitmen tinggi untuk bekerja sampai tahapan Pemilu 2024 tuntas.
Fokus : Calon PPS Kota Madiun mengikuti tes wawancara yang diselenggarakan KPU.
“Setelah kita lantik mereka akan kita beri bimbingan teknis terkait apa-apa saja yang harus dilakukan. Karena kalau kami lihat ada sebagian yang sebelumnya pernah menjadi penyelenggara pemilu maupun Pilkada. Ada juga yang sama sekali punya pengetahuan terkait kepemiluan yang cukup, makanya ini kita akan dalami lewat bimtek itu,” pungkasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....