Makna Ritual Bakar Naga Liong Cap Go Meh

  • 14 Feb 2025 12:50 WIB
  •  Pontianak

KBRN, Pontianak: Ritual pembakaran replika naga yang menjadi bagian dari perayaan Cap Go Meh 2025 di Kota Pontianak berlangsung khidmat pada Kamis (13/2/2025). Prosesi ini digelar di dua lokasi, yakni Taman Pemakaman Yayasan Bhakti Suci, Jalan Adi Sucipto, Kubu Raya, dan kawasan Siantan.

Sekretaris Panitia Cap Go Meh Kota Pontianak, Adi Sucipto, menjelaskan ritual pembakaran ini memiliki makna mendalam. Sebelumnya, dalam prosesi buka mata, replika naga diundang dan diberkati oleh roh-roh dari kayangan agar dapat memberikan keberkahan dan kesuksesan bagi masyarakat.

"Supaya naga itu memberikan keberkahan," ujar Adi Sucipto.

Namun, setelah prosesi Cap Go Meh berakhir, replika naga harus dikembalikan ke kayangan melalui pembakaran sebagai bentuk penghormatan dan rasa terima kasih.

"Karena telah kita undang maka harus kita kembalikan dengan cara dibakar," imbuh Adi Sucipto.

Sebelumnya, di Taman Pemakaman Yayasan Bhakti Suci, sebanyak 26 dari 39 naga dibakar dalam prosesi yang diawali dengan atraksi naga diiringi tabuhan gendang khas. Ratusan warga hadir untuk menyaksikan momen sakral ini. Sementara itu, sisanya dibakar di kawasan Siantan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....