Tingkatkan Daya Tarik Wisatawan, Walikota Madiun Studi Tiru ke Malioboro Yogyakarta
- 09 Jan 2023 14:31 WIB
- Madiun
KBRN, Madiun : Walikota Madiun, Maidi bersama OPD terkait di awal tahun ini melakukan studi tiru ke Yogyakarta untuk meningkatkan daya tarik wisatawan berkunjung ke Kota Madiun. Salah satunya penataan sentra kuliner maupun oleh-oleh yang dizonakan terpisah meski berada di satu tempat, seperti halnya di kawasan Malioboro.
Hal itu, kata Maidi akan diterapkan secara optimal di Kota Madiun. Dengan dizonakan seperti penataan di kawasan Malioboro, Yogyakarta, ia yakin akan lebih tertata sehingga wisatawan yang berkunjung ke Kota Madiun lebih nyaman. Artinya, orang akan konsentrasi ke tujuannya masing-masing.
Para pejalan kaki tidak akan terganggu dengan orang belanja, begitu juga orang belanja tidak akan terganggu dengan keberadaan orang makan. Pun ia mengklaim, desain penataan di Kota Madiun saat ini sudah bagus dan nantinya akan mengadopsi kelebihan yang dimiliki Yogyakarta.
“Kota Madiun saya kira sudah ke arah sana. PSC itu untuk jalan, tempat kuliner ada di sayap-sayap, termasuk parkir. Kemudian belanja ada di mall. Itu sudah benar, sehingga semua kepentingan sudah terakomodir dan sudah dizonakan. Ini yang kemarin kita cek dari kota ke kota. Mana yang punya kelebihan kita kesana, kita lihat kelebihannya apa, apa kita punya kekurangan, ternyata desain kota kita sudah bangus kok,” ujarnya, Senin (9/1/2023).
Meski begitu, Maidi menyebut, Kota Madiun tidak kalah dengan kota-kota besar lainnya. Apalagi pemkot telah membangun miniatur enam negara yang diklaim menjadi magnet bagi wisatawan. Pembangunan infrastruktur saja kata Walikota, Maidi, tidak cukup tanpa didukung dengan sumber daya manusia (SDM). Karena itu peningkatan SDM mutlak dilakukan.
“Itu tidak boleh diundur,” tegasnya.
Maidi ingin pesatnya pembangunan yang dilakukan pemkot harus diimbangi dengan tingginya kesadaran masyarakat terhadap budaya hidup bersih dan sehat. Termasuk peduli terhadap lingkungan. Karena itu ia mengajak semua warga ikut menjaga demi keindahan kota.
“Budaya hidup bersih harus dimiliki dan peduli terhadap lingkungan ini tidak boleh ditawar lagi,” pungkasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....