Banjir di Pringsewu Rendam 330 Rumah
- 20 Jan 2025 14:32 WIB
- Bandar Lampung
KBRN, Pringsewu: Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Pringsewu sejak Minggu (19/1/2025) malam hingga Senin (20/1/2025) pagi menyebabkan banjir melanda sejumlah wilayah, termasuk pemukiman warga dan areal persawahan Pekon Sidoharjo dan Wates di Kecamatan Pringsewu.
Akibatnya, ratusan rumah warga dan areal persawahan tergenang air dengan ketinggian mencapai satu meter.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pringsewu, Nang Abidin, mengungkapkan, sedikitnya 330 rumah di Pekon Sidoharjo, khususnya di RT 4, RT 5, RT 6, RT 7, RT 9, dan RT 11, terendam banjir. Bencana ini berdampak pada 1.230 jiwa.
"Ini merupakan banjir kiriman dari sungai Way Tebu dan Way Mincang yang bermuara ke Way Bulok. Karena Sidoharjo berada di dataran rendah, air meluap dan menggenangi wilayah ini," kata Nang, Senin (20/1/2025).
Tim tanggap darurat BPBD Pringsewu bersama aparat pekon, Polri, TNI, dan dinas terkait langsung bergerak cepat membantu evakuasi warga menggunakan perahu karet.
Selain itu, dapur umum dan posko kesehatan darurat juga telah didirikan untuk memenuhi kebutuhan para korban.
“Kami sudah membantu evakuasi warga yang terjebak banjir, termasuk mengamankan barang-barang mereka. Sebagian besar warga mengungsi ke rumah kerabat terdekat yang tidak terdampak banjir,” kata Nang.
Ia menambahkan, tidak ada kendala berarti dalam proses evakuasi, mengingat debit air naik perlahan sehingga pihaknya dapat memberikan peringatan dini kepada warga.
“Kami imbau warga segera mengamankan barang-barang penting, mematikan listrik, dan mencari tempat aman untuk mengungsi,” ucapnya.
BPBD Pringsewu terus memantau kondisi banjir di wilayah terdampak sambil mengimbau masyarakat untuk tetap waspada.
Meski banjir mulai surut, potensi hujan deras masih mengancam dalam beberapa hari ke depan.
“Kami akan terus siaga untuk membantu warga dan mengurangi dampak lebih lanjut. Semoga kondisi segera membaik,” kata Nang.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan korban jiwa akibat banjir. Namun, warga diminta tetap berhati-hati, terutama jika intensitas hujan meningkat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....