RRI Surabaya Lestarikan Budaya Lewat "Sinau Bahasa Jawa"
- 09 Jan 2025 20:54 WIB
- Surabaya
KBRN, Surabaya: RRI Surabaya meluncurkan program baru "Sinau Bahasa Jawa" untuk melestarikan dan memberikan edukasi tentang Bahasa Jawa yang baik sesuai dengan budaya Jawa. Program ini menghadirkan narasumber ahli di bidangnya setiap hari Kamis pukul 14.00-15.00 WIB.
Pada edisi kedua program "Sinau Bahasa Jawa", R. Budi Utomo, Ketua DPW Persatuan Pambiwara Indonesia PEPARI Jawa Timur, membahas topik "Unggah-Ungguh Basa". Unggah-ungguh basa merupakan tata krama atau etika dalam penggunaan Bahasa Jawa.
Budi menjelaskan unggah-ungguh basa merupakan dasar pembelajaran Bahasa Jawa. Ia menekankan pentingnya memahami filosofi Bahasa Jawa. "Kita harus bisa menerapkan Bahasa Jawa yang tepat saat berbicara dengan teman sebaya, orang yang lebih tua, anak yang lebih muda, bahkan orang yang lebih muda namun memiliki jabatan," ujarnya, Kamis (9/1/2025).
Unggah-ungguh basa juga mencakup aspek non-verbal seperti intonasi, nada bicara, sikap tubuh, dan ekspresi wajah. Hal ini mencerminkan nilai budaya yang dijunjung tinggi dalam masyarakat Jawa.
Afnani Hawari, Pengelola Pro4 RRI Surabaya, berharap program "Sinau Bahasa Jawa" bermanfaat bagi pendengar setia dan masyarakat luas. "Tujuan program ini untuk mengenalkan kosa kata Bahasa Jawa, huruf Jawa, dan unggah-ungguh," ungkapnya.
Program "Sinau Bahasa Jawa" menghadirkan narasumber dari berbagai lembaga seperti Balai Bahasa Provinsi Jawa Timur, PEPARI Jawa Timur, dan Rajapatni Surabaya. Selama talkshow berlangsung, masyarakat dapat bertanya dan berbagi melalui hotline Pro4 RRI.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....