Kenalkan Kembali Permainan Tradisional Kepada Anak SD
- 07 Des 2024 11:18 WIB
- Bandar Lampung
KBRN, Bandar Lampung: Permainan tradisional mungkin dianggap ketinggalan zaman oleh anak-anak generasi milenial. Mereka merasa lebih bangga memainkan gadget atau peralatan canggih lainnya. Tidak dapat dimungkiri, semakin ke sini, permainan tradisional semakin ditinggalkan oleh anak-anak Indonesia. Padahal, dibandingkan dengan bermain gadget, permainan tradisional lebih efektif untuk menunjang kesehatan tubuh, baik luar maupun dalam.
Hal inilah yang melatarbelakangi SD Negeri 1 Gunung Terang mengadakan kegiatan Festival Permainan Tradisional dalam rangka kegiatan P5. Festival ini diikuti oleh siswa-siswi SD Negeri 1 Gunung Terang pada Jumat, 6 Desember 2024, di halaman sekolah.
Eka Yustiani Yusuf, selaku Plh. Kepala SD Negeri 1 Gunung Terang Kota Bandar Lampung, menyampaikan bahwa beberapa jenis permainan tradisional yang diikuti oleh siswa-siswi meliputi Lompat Tali, Jepret Karet, Engklek, Congklak, Lempar Panah, dan Main Kelereng.
Beberapa Jenis Permainan Tradisional dan Manfaatnya
1. Engklek
Permainan asal Jawa Barat ini biasanya dimainkan oleh anak perempuan. Cara memainkannya adalah dengan melompati kotak-kotak yang tergambar di tanah. Pemain tidak boleh menginjak garis kotak agar tidak dinyatakan gugur dalam giliran.
Jika berhasil melempar benda (biasanya batu kecil) ke dalam kotak dan melompati setiap garis hingga tahap akhir, pemain dapat mengklaim satu kotak sebagai ‘rumah’-nya.
Karena dilakukan dengan lompatan menggunakan satu kaki, engklek dapat melatih fungsi motorik anak, termasuk melatih keseimbangan tubuh. Permainan ini juga membantu melatih sikap sportif pada anak.
2. Congklak
Permainan tradisional ini mungkin sekarang sudah jarang dikenal dan dimainkan oleh anak-anak. Congklak dilakukan dengan cara membagikan biji ke dalam lubang-lubang kecil dan lubang besar (induk).
Eka Yustiani Yusuf mengajak anak-anak dan masyarakat untuk bermain permainan tradisional agar permainan ini tidak hilang. “Yuk, kenalkan permainan tradisional pada anak. Selain dapat mendatangkan segudang manfaat sehat, hal ini juga bertujuan untuk menjaga kelestarian tradisi dan budaya Indonesia yang tersimpan di balik permainan-permainan tersebut,” ungkap Eka.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....