Koperasi Bukan Sekedar Tempat Simpan Pinjam
- 26 Nov 2024 14:50 WIB
- Surabaya
KBRN, Surabaya: Koperasi bukan sekedar tempat simpan pinjam, karena koperasi harus menjadi sarana untuk mensejahterakan anggotanya.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur, Dr Endy Alim Abdi Nusa S.IP., M.M. menjelaskan, bahwa koperasi harus menjalankan unit usaha yang bisa dimanfaatkan oleh anggotanya seperti membuka toko yang melayani kebutuhan sehari-hari anggotanya.
"Dengan demikian anggotanya bisa berbelanja di toko tersebut, tentu saja dengan harga yang murah, maka disitulah perputaran ekonomi terjadi, simbiosis mutualisme terjadi diantara keduanya," ujar Endy saat menjadi tamu di program Momins, Selasa (26/11/2024).
Bukan hanya toko, Endy mencontohkan, kalua koperasi juga bisa membeli mobil untuk disewakan bagi keperluan anggotanya atau instansinya jika koperasi itu merupakan koperasi pegawai.
"Jadi saat ada kebutuhan perjalanan dinas dengan menggunakan mobil karena lokasinya bisa ditempuh dengan jalur darat, maka sewa saja mobil milik koperasi, keuntungan yang didapat untuk kesejahteraan seluruh anggotanya," tegasnya.
Endy menegaskan, kalau koperasi dan UKM tetaplah menjadi tulang ekonomi bangsa Indonesia. Karena itulah pemerintah kata Endy, akan memberikan fasilitasi untuk siapapun yang betul-betul ingin terjun dan menjalankan enterpreneurship sebagai pelaku UMKM. Bukan sekedar terjun menjadi UMKM, karena himpitan ekonomi atau mencoba-coba peruntungan sebagai UMKM.
"Fasilitasi itu bisa bermacam-macam seperti pendampingan terhadap aspek legalitasnya, pembuatan produknya, packagingnya, bahkan sampai pemasarannya," jelas Endy.
Karena itulah Endy mengatakan, kalau dalam waktu dekat Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Jatim juga akan mengadakan One Pesantren One Product (OPOP) Expo yang akan diselenggarakan di Royal Plaza Surabaya pada 29 November 2024.
Di event ini kata Endy, pesantren yang telah menjalankan bisnis UMKM dengan bermacam-macam produknya, akan dipertemukan dengan pihak perbankan, agar mendapatkan fasilitas pembiayaan dan kerjasama.
"Event ini menjadi business matching, agar produk-produk luar biasa dari pesantren ini mendapat fasilitas pembiayaan dari perbankan, supaya produknya bisa berkembang lebih besar sebagai produk yang me-nasional bahkan internasional," terang Endy.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....