Kabupaten Pringsewu Segera Luncurkan Program Integrasi Layanan Primer
- 02 Nov 2024 15:13 WIB
- Bandar Lampung
KBRN, Pringsewu: Pemerintah Kabupaten Pringsewu, melalui Dinas Kesehatan, akan meluncurkan Program Integrasi Layanan Primer (ILP) pada akhir tahun ini.
Program ini ditargetkan untuk memperkuat sistem layanan kesehatan di Pringsewu dengan membagi pelayanan ke dalam beberapa klaster khusus, sehingga akses masyarakat menjadi lebih mudah dan efisien.
Kepala Bidang (Kabid) Layanan Kesehatan Pringsewu, Darli Yonhas, menyebutkan program ILP dirancang agar layanan kesehatan dapat disesuaikan dengan kebutuhan setiap kelompok usia.
“ILP terdiri dari empat klaster utama, yaitu, Klaster 1 Administrasi dan Pendaftaran, Klaster 2 Ibu Hamil dan Balita, Klaster 3 Usia Produktif dan Lansia, serta Klaster 4 Lintas klaster dan Penunjang,” ujar Darli, Sabtu (2/11/2024).
Dengan sistem klaster ini, setiap pasien yang datang akan diarahkan sesuai kelompok usia dan kebutuhan kesehatannya.
Aktivitas tertinggi diperkirakan berada di Klaster 2 dan Klaster 3, karena melayani kelompok ibu hamil, balita, hingga usia produktif. Setelah mendapatkan layanan kesehatan, pasien dapat mengakses laboratorium dan apotek sebelum kembali.
ILP juga akan menyatukan berbagai posyandu saat ini, di Posyandu melalui integrasi berbasis klaster. Kini, satu Posyandu akan mencakup layanan untuk remaja, ibu hamil, hingga balita, dan kader Posyandu akan dilatih dengan berbagai keterampilan untuk melayani semua kelompok.
“Para kader nantinya harus menguasai setidaknya 25 keterampilan yang relevan,” kata Darli.
Program ini didukung oleh aplikasi "Satu Sehat" dari Kementerian Kesehatan, memungkinkan data kesehatan dari Puskesmas hingga Posyandu terkumpul secara real-time dan terintegrasi langsung dengan pusat.
"Data yang tercatat mencakup skrining kesehatan, deteksi penyakit seperti diabetes, serta kesehatan lansia," ucap Darli.
Dinas Kesehatan Pringsewu berharap dukungan dari pemerintah desa dan pekon untuk menyosialisasikan program ini, serta mendukung SDM dan infrastruktur teknologi di Posyandu.
"Kami berharap layanan kesehatan di Pringsewu bisa lebih berfokus pada pencegahan, sehingga masyarakat bisa menikmati kualitas hidup yang lebih baik,” pungkas Darli.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....