Mafindo Tegaskan Isu Pangkalan Militer Rusia di Papua Tidak Benar
- 11 Apr 2026 19:00 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Septiaji Eko Nugroho menegaskan informasi Rusia akan membangun pangkalan militer di Papua adalah hoaks dan tidak benar
- Klarifikasi mengacu pada penjelasan resmi Kementerian Pertahanan RI yang telah membantah isu tersebut sejak April 2025
- Brigjen TNI Frega Wernas Ingirawang memastikan tidak ada kerja sama pembangunan pangkalan militer asing di wilayah Indonesia
RRI.CO.ID, Jakarta - Ketua Presidium Mafindo Septiaji Eko Nugroho menegaskan informasi Rusia akan membangun pangkalan militer di Papua adalah tidak benar. Ia menyampaikan klarifikasi tersebut merujuk pada penjelasan resmi Kementerian Pertahanan Republik Indonesia terkait isu yang beredar.
Ia menjelaskan konten tersebut muncul di Facebook dengan narasi Rusia akan membangun pangkalan militer di Papua. Konten itu menarik perhatian publik dengan sekitar 500 tanda suka serta dibagikan sebanyak 10 kali oleh pengguna.
Kondisi tersebut mendorong Mafindo melakukan penelusuran melalui mesin pencari Google menggunakan kata kunci terkait isu tersebut. Hasil pencarian menunjukkan adanya klarifikasi yang dimuat oleh media Kompas.com terkait kabar yang beredar.
Berita tersebut terbit pada April 2025 dan membahas kebenaran isu pembangunan pangkalan militer Rusia di Papua. Dalam pemberitaan itu, Kementerian Pertahanan membantah adanya rencana menjadikan Lanud Manuhua sebagai pangkalan militer Rusia.
“Jadi, ini adalah berita di tahun 2025, di bulan April. Pada waktu itu, Kementerian Pertahanan RI membantah adanya rencana menjadikan lanut Manuhua sebagai pangkalan militer Rusia,” katanya kepada RRI PRO3 dalam segmen Dialog Cek Fakta di Jakarta, Sabtu, 11 April 2026.
Septiaji mengatakan, Kepala Biro Informasi Pertahanan Setjen Kemenhan Brigjen TNI Frega menegaskan informasi tersebut tidak benar. Ia juga memastikan tidak ada kerja sama pembangunan pangkalan militer asing di wilayah Indonesia sebagaimana isu yang beredar.
“Dari Kementerian Pertahanan Republik Indonesia, Kepala Biro Informasi Pertahanan yaitu Brigjen TNI Frega Wenas Inkiriwang menegaskan informasi itu tidak benar. Tidak ada kerjasama terkait pembangunan pangkalan militer asing di wilayah Indonesia," ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....