Tren Indikator Pembangunan SBT Positif di tengah Efisiensi Anggaran

  • 06 Sep 2026 15:53 WIB
  •  Bula

RRI.CO.ID, Bula- Bupati Seram Bagian Timur (SBT), Maluku, Fachri Husni Alkatiri, menyebut mayoritas indikator pembangunan daerah menunjukkan tren positif di tengah keterbatasan anggaran pemerintah daerah. Hal itu disampaikan Fachri di saat menghadiri kegiatan Political Update DPD PKS SBT di Hotel Mutiara, Kota Bula, Kamis, 3 September 2026.

Ia mengatakan, sejumlah indikator makro pembangunan, seperti inflasi, tingkat pengangguran, dan indeks pembangunan manusia (IPM), menunjukkan perkembangan yang cukup baik. Menurut Fachri, indikator makro yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) menjadi salah satu ukuran objektif untuk melihat dampak kebijakan pemerintah terhadap kondisi masyarakat.

“Ukuran yang paling ilmiah adalah kita lihat data indikator tahunan kita. Ada angka-angka makro yang ada di BPS,” ujar Fachri.

Ia menilai perkembangan sejumlah indikator tersebut menunjukkan pembangunan di Kabupaten SBT tetap berjalan meskipun pemerintah daerah menghadapi kondisi fiskal yang terbatas.

“Walaupun kita berada pada situasi yang tidak mudah, kondisi anggaran kita juga tidak terlalu luas, tapi hampir semua indikator pembangunan kita positif,” katanya.

Namun, Fachri mengakui masih ada satu indikator yang belum menunjukkan hasil positif, yakni pertumbuhan ekonomi. “Cuma satu yang belum positif, yaitu pertumbuhan ekonomi. Tapi walaupun belum positif, trennya itu sudah melandai,” kata dia.

Fachri menegaskan, capaian pembangunan daerah tidak dapat dinilai hanya berdasarkan hasil dalam kurun waktu satu atau dua tahun. Menurutnya, setiap program pemerintah memiliki karakter dan waktu pencapaian yang berbeda.

Ada program yang dampaknya dapat dirasakan masyarakat dalam waktu relatif cepat, tetapi ada pula program yang membutuhkan proses hingga tiga atau empat tahun. “Hasil yang kita kejar, target yang kita kejar itu tidak bisa cepat kita dapatkan hanya dalam satu atau dua tahun. Kita butuh proses, butuh waktu,” ujarnya.

Karena itu, Fachri meminta capaian pembangunan SBT dinilai berdasarkan target dan indikator yang telah ditetapkan Menurutnya, penilaian pembangunan tidak semestinya hanya berorientasi pada hasil jangka pendek, tetapi juga mempertimbangkan proses serta tren perkembangan indikator dari waktu ke waktu.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....