Bupati Fachri Hadiri Aksi Penanaman Pohon di MAN 2 SBT
- 31 Jan 2026 19:02 WIB
- Bula
RRI.CO.ID, Bula – Bupati Seram Bagian Timur (SBT) Fachri Husni Alkatiri menghadiri sekaligus memimpin kegiatan Green Youth Movement berupa aksi penanaman 1.000 pohon yang digelar oleh pelajar Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 SBT, Sabtu, 31 Januari 2026.
Dalam sambutannya, Fachri menekankan pentingnya penanaman pohon sebagai upaya menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mencegah bencana alam.
Menurut Fachri, wilayah yang tidak mendapatkan sentuhan penghijauan berpotensi mengalami kerusakan lingkungan, termasuk bencana longsor. Ia mencontohkan sejumlah kejadian di Kabupaten SBT yang dipicu oleh penebangan pohon tanpa disertai penanaman kembali.
“Kalau wilayah seperti ini tidak disentuh dengan penanaman, lama-kelamaan bisa terjadi longsor. Kita sudah belajar dari beberapa kejadian di SBT akibat penebangan tanpa penanaman kembali,” katanya.
Fachri menyampaikan bahwa kegiatan menanam pohon membutuhkan komitmen jangka panjang karena manfaatnya tidak dapat dirasakan secara langsung.
Namun, hasilnya diyakini akan memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat sekitar di masa mendatang.
“Menanam memang butuh komitmen. Hari ini kita tanam, mungkin hasilnya tidak langsung terlihat, tetapi ke depan akan memberi manfaat besar,” ujarnya.
Fachri juga menegaskan bahwa menjaga lingkungan merupakan wujud rasa syukur atas sumber daya alam yang telah diberikan. Ia menilai pembiaran terhadap kerusakan alam sama dengan mengabaikan tanggung jawab bersama.
“Kalau kita membiarkan alam rusak dan sumber daya habis tanpa dijaga dan dimanfaatkan dengan baik, itu sama saja bentuk tidak bersyukur. Menjaga pohon berarti menjaga kehidupan,” tegasnya.
Selain aspek lingkungan, Fachri mengaitkan kegiatan penanaman pohon dengan nilai keagamaan dan pendidikan karakter. Ia mengutip hadis yang menganjurkan untuk tetap menanam meskipun hari kiamat sudah di depan mata.
“Artinya yang dinilai adalah niat dan kepedulian kita,” katanya.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi bagian dari proses pembelajaran bagi para pelajar, tidak hanya untuk pencapaian akademik, tetapi juga pembentukan kepribadian.
“Belajar bukan hanya untuk lulus dan mendapatkan nilai, tetapi untuk menjadi pribadi yang baik dan bermanfaat. Kegiatan menanam pohon ini adalah bagian dari pendidikan karakter,” ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....