Bupati Fachri Soroti Peran Baznas SBT Kelola Zakat
- 17 Jan 2026 21:17 WIB
- Bula
RRI.CO.ID, Bula – Bupati Seram Bagian Timur (SBT), Fachri Husni Alkatiri, menyampaikan sejumlah catatan penting terkait optimalisasi pengelolaan zakat oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) SBT. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri doa syukuran Milad ke-25 Baznas yang digelar di Kantor Baznas SBT, Sabtu, 17 Januari 2026.
Dalam sambutannya, Bupati Fachri menegaskan bahwa selama kurang lebih 11 bulan masa kepemimpinannya, pemerintah daerah masih memfokuskan pembenahan pada berbagai sektor pelayanan publik.
Salah satu yang menjadi perhatian adalah optimalisasi peran pemerintah daerah dalam mendukung pengelolaan zakat agar lebih profesional dan berdampak bagi masyarakat.
“Secara khusus terkait Baznas, beberapa waktu lalu saya sempat didatangi pengurus Baznas dan kami mulai berdiskusi kecil tentang bagaimana seharusnya Baznas ke depan. Diskusi ini perlu kita lanjutkan secara lebih serius,” ujar Fachri.
Ia mengungkapkan, pemerintah daerah akan segera melakukan pembahasan internal, termasuk melibatkan bagian hukum. Langkah ini guna merumuskan konsep awal yang dapat mendorong peningkatan profesionalisme Baznas. Konsep tersebut nantinya akan dibahas bersama pengurus Baznas SBT.
Lebih lanjut, Bupati Fachri menyinggung persoalan pengumpulan zakat dari Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dinilai masih menghadapi tantangan. Ia mengingatkan pengalaman sebelum adanya peraturan daerah terbaru, di mana pemotongan zakat dilakukan secara merata tanpa mempertimbangkan apakah harta ASN telah mencapai nisab atau belum.
“Kalau kita mengikuti prinsip syariah, orang yang belum memenuhi syarat wajib zakat tidak boleh diwajibkan. Ini berbeda dengan infak atau sedekah yang sifatnya sunnah dan sukarela,” jelasnya.
Menurut Fachri, persoalan tersebut menjadi salah satu faktor belum optimalnya pengumpulan zakat, khususnya dari ASN. Namun demikian, Ia menekankan bahwa tantangan tersebut seharusnya menjadi pemicu bagi Baznas untuk berinovasi dan lebih kreatif dalam menghimpun dana umat.
“Baznas tidak boleh kehilangan ide. Justru ini tantangan agar Baznas bisa berinovasi. Baznas bukan lembaga yang datang dengan posisi berharap, tetapi hadir untuk membantu masyarakat yang sudah wajib zakat agar lebih mudah menunaikan kewajibannya,” tegasnya.
Bupati Fachri berharap ke depan Baznas SBT dapat semakin memperkuat perannya sebagai lembaga pengelola zakat yang amanah, profesional, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Seram Bagian Timur.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....