Wagub Maluku Tekankan Pentingnya Penguatan Nasionalisme Pelajar
- 22 Des 2025 18:35 WIB
- Bula
KBRN, Bula: Wakil Gubernur Maluku H. Abdullah Vanath menekankan pentingnya penguatan karakter nasionalisme di kalangan pelajar SMA dan SMK melalui pemahaman dan pengamalan Empat Pilar Kebangsaan.
Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri kegiatan Penguatan Karakter Nasionalisme Siswa SMA/SMK melalui 4 Pilar Kebangsaan di SMK Negeri 1 Seram Bagian Timur (SBT), Senin (22/12/2025).
Dalam sambutannya, Abdullah Vanath menyampaikan apresiasi kepada pihak sekolah, para guru, serta seluruh penyelenggara yang telah menginisiasi dan menyukseskan kegiatan tersebut.
Menurutnya, kegiatan wawasan kebangsaan memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda sebagai calon pemimpin bangsa.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Maluku, saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menyelenggarakan kegiatan ini. Penanaman nilai-nilai kebangsaan sangat penting bagi para pelajar,” ujar Vanath.
Ia menyebut Indonesia sebagai bangsa besar yang majemuk dengan keberagaman suku, agama, budaya, dan bahasa. Maluku, kata dia, merupakan miniatur Indonesia yang kaya akan budaya, adat, dan kearifan lokal yang harus dijaga bersama.
“Oleh karena itu, pemahaman dan pengamalan Empat Pilar Kebangsaan menjadi fondasi utama dalam membangun karakter generasi muda yang beriman, berakhlak, berilmu, dan berwawasan kebangsaan,” jelasnya.
Vanath kemudian menguraikan Empat Pilar Kebangsaan, yakni Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara, UUD 1945 sebagai konstitusi negara, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebagai bentuk negara yang harus dijaga keutuhannya, serta Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan pemersatu bangsa.
“Nilai-nilai Pancasila harus tercermin dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari sikap saling menghormati, gotong royong, hingga menjunjung tinggi keadilan dan kemanusiaan,” tuturnya.
Ia juga mengingatkan bahwa di era globalisasi dan kemajuan teknologi, generasi muda dihadapkan pada tantangan yang semakin kompleks. Arus informasi yang cepat menuntut pelajar untuk bersikap cerdas, kritis, dan bijak dalam menyaring informasi.
“Jadilah pelajar yang berprestasi, berkarakter kuat, serta memiliki semangat nasionalisme dan cinta tanah air,” pesan Vanath kepada para siswa.
Selain itu, Ia menegaskan peran penting guru dan orang tua dalam membimbing siswa agar nilai-nilai kebangsaan tidak hanya dipahami secara teori. Tetapi juga diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....