Kegiatan Posyandu di SBT Masih Banyak Dilakukan di Bawah Pohon
- 25 Jan 2025 07:47 WIB
- Bula
KBRN, Bula : Dinas Kesehatan kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) mengungkapkan masih terdapat banyak Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) melaksanakan kegiatan pelayanan di rumah warga maupun dibawah pohon akibat tidak adanya gedung Posyandu yang permanen.
"Banyak Posyandu di bawah pohon karena banyak yang belum memiliki gedung, " kata Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan SBT Sukmawati Rumakur kepada wartawan di Bula, Jum'at (24/1/2025).
Dia menyebutkan dari 245 Posyandu tersebar di 198 desa, masih banyak yang belum memiliki gedung permanen untuk menunjang operasional pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Sukmawati mengaku, pihaknya telah meminta instansi terkait seperti Dinas PMDPPA untuk mendorong desa-desa memprogramkan pembangunan gedung Posyandu melalui dana desa.
"Kalau bisa pada saat verifikasi atau pada saat perencanaan RABDesa itu dimasukkan juga bangunan Posyandunya," pinta Sukmawati.
Menurut dia, saat ini Posyandu sudah bersifat Integrasi Layanan Primer (ILP) dimana semua pelayanan dilakukan di situ. Oleh karenanya, bangunan Posyandu yang dibangun mesti sesuai dengan standar pelayanan.
"Jadi harus benar-benar dibuat bangunan sesuai dengan standarnya atau mungkin Pemdes bisa mengatur bahwa bangunannya harus seperti begini, supaya masyarakat yang ada di desa bisa terlayani, mulai dari nol bulan sampai Lanjut Usia ," terangnya.
Selain bangunan sesuai dengan standar, Sukmawati menambahkan Posyandu harus dilengkapi fasilitas penunjang seperti timbangan inovasi atau timbangan yang memiliki fitur canggih, seperti sensor presisi tinggi, berbasis Bluetooth, atau bisa menganalisis komposisi tubuh.
"Kalau timbangan yang biasa itu anak-anak bayi masuk di dalam dia menangis. Kami harapkan itu mereka memiliki timbangan inovasi seperti yang ada di Desa Rukun Jaya dan Desa Hote, dia kaya mobil-mobilan sambil ada musik-musiknya," jelasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....